Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kemampuan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menggunakan media digital tetris spin di TK Playgroup Labschool FKIP UNRI Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan penelitian pre eksperimen one group pretest-posttest. Sampel penelitian menggunakan sampel jenuh yaitu anak usia 4-5 tahun di TK Playgroup Labschool FKIP UNRI Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru yang berjumlah 15 peserta didik, Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan motorik halus anak sebelum diberikan perlakuan menunjukkan persentase 44,17% berada pada kategori Mulai Berkembang dan setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan media tetris spin meningkat menjadi 81,11% berada pada kategori Berkembang Sangat Baik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi secara langsung oleh peneliti selama proses pembelajaran berlangsung. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengembangan kemampuan motorik halus pada anak usia 4–5 tahun setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh t-hitung 21,495 lebih besar dari t-tabel 2,145 pada taraf signifikansi 0,05 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media tetris spin terhadap pengembangan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Playgroup Labschool FKIP UNRI Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media tetris spin berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengembangan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Media ini efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran karena mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, serta membantu anak dalam mengembangkan kemampuan motorik halus pada kehidupan sehari- hari.