Penelitian ini tujuannya untuk meningkatkan adaptasi sosial siswa melalui penerapan layanan konseling individu dengan pendekatan Client Centered Therapy untuk meningkatkan penyesuaian social siswa di SMP Negeri 3 Tomohon. Latar belakang permasalahan penelitian ini terkait dengan beberapa siswa yang menunjukan perilaku mengasingkan diri dalam interaksi sosial dan mengalami kesulitan berkomunikasi dengan rekan sebaya. Dalam penelitian ini diterapkan metodeĀ PTBK, untuk subjek penelitian yang terpilih adalah seorang siswa yang memiliki tingkat penyesuaian sosial yang rendah. Data dikumpulkan melalui teknik pengamatan observasi, wawancara, angket dan pengumpulan dokumen. Instrumen angket untuk penyesuaian sosial terdiri dari 16 butir dengan skala likert. Analisis data dibuat dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif yang sederhana melalui perhitungan persentase skor. Temuan penelitian menunjukan peningkatan yang signifikan dalam adaptasi sosial siswa. Pada tahap pra-siklus, skor yang diperoleh 32 (50%) yang masuk kategori rendah. Setelah pelaksanaan siklusI, skor tersebut naik menjadi 47 (73,43%) pada kategori sedang. Pada siklusII, skor kembali meningkat menjadi 61 (95,31%) dengan kategori Tinggi. Berdasarkan kajian ini, layanan konseling individu dengan pendekatan client centred therapy terbukti efektif meningkatkan penyesuaian sosial siswa di SMP Negeri 3 Tomohon.