Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Study of the Presence of Streptococcosis in Tilapia Cultivation in Banyumas Regency Saputra, Kukuh Andre Setya; Purbomartono, Cahyono; Pratama, Ikhsan; Mulia, Dini Siswani; Rijal, Muhammad Azharul
Journal of Fish Health Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Fish Health
Publisher : Study Program of Aquaculture, Department of Fisheries and Marine Science, Faculty of Agriculture, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v6i2.9839

Abstract

Tilapia is the most widely cultivated fish in Banyumas which is susceptible to bacterial diseases caused by the increasing number of disease cases in tilapia (Oreochromis niloticus) due to high cultivation intensification. One of the diseases that often attacks is streptococcosis caused by the bacteria Streptococcus sp., which can cause mass mortality and major economic losses for farmers. The purpose of this study was to identify pathogenic bacteria in farmed tilapia in Banyumas. The method used in this study was a purposive sampling method, namely by taking samples of tilapia that have characteristics of disease symptoms such as protruding eyes, damaged fins, and red wounds on the scales from three locations, namely Beji Village, Karangsalam Village, and Pasir Wetan Village. Bacterial samples were obtained from four organs, namely the brain, kidneys, eyes, and liver, then observed the morphology of bacterial colonies and Gram KOH tests were carried out. The results showed that bacterial colonies found in most organs were round to irregular in shape, white to yellowish in color, and Gram positive, which shows the characteristics of Streptococcus sp. bacteria. Based on these results, it can be concluded that Streptococcus sp. bacteria are still the main threat in tilapia cultivation in Banyumas, so it is necessary to take preventive measures through the implementation of good biosecurity, the use of immunostimulants, and the development of vaccines to maintain the sustainability of tilapia cultivation businesses, especially in Banyumas Regency.
Studi Kemungkinan Bakteri Streptococcus sp. sebagai Agen Penyakit Mata Menonjol pada Ikan Nila Budidaya di Desa Karangsalam, Banyumas: Sebuah Studi Awal Pratama, Ikhsan; Rijal, Muhammad Azharul; Rusman, Ade; Lenterani, Febiana; Izzuddin, Hilmy; Saputra, Kukuh Andre Setya
Sainteks Vol. 23 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v23i1.30662

Abstract

Penyakit streptokokosis merupakan salah satu ancaman utama dalam budidaya ikan nila yang dapat menyebabkan mortalitas tinggi dan kerugian ekonomi signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri penyebab gejala penyakit pada ikan nila budidaya melalui pendekatan molekuler. Sampel ikan yang menunjukkan gejala klinis berupa exophthalmia diambil dari lokasi budidaya dan dilakukan isolasi bakteri dari organ mata, otak, hati, dan ginjal menggunakan metode pour plate pada media Trypticase Soy Agar (TSA). Karakterisasi awal dilakukan melalui pengamatan morfologi koloni dan uji gram KOH, sedangkan identifikasi molekuler dilakukan menggunakan analisis gen 16S rRNA melalui PCR dan sekuensing. Hasil isolasi menunjukkan bahwa seluruh organ menghasilkan koloni bakteri berbentuk coccus dengan reaksi gram positif, yang mengarah pada genus Streptococcus. Analisis filogenetik menunjukkan bahwa isolat berkelompok erat dengan Streptococcus agalactiae dengan nilai bootstrap 100, menandakan tingkat kepercayaan yang sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa infeksi bersifat sistemik dan berkaitan erat dengan gejala klinis yang diamati. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa S. agalactiae merupakan agen penyebab utama penyakit pada ikan nila di lokasi penelitian. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi pengendalian penyakit yang lebih efektif berbasis kondisi lokal.