Giovani, Nuri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Pematangsiantar Dumayanti Sihombing, Sabar; Sihombing, Michael Fredrik; Silalahi, Ayel Febriyani; Manurung, Sara Dince; Giovani, Nuri; Sirait, Dearma Amelia; Ningrum, Tasya Kumala; Simbolon, Oscar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4677

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas masih menghadapi tantangan rendahnya keterlibatan siswa dalam proses belajar, yang berdampak pada lemahnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu yang melibatkan dua kelas, yaitu kelompok eksperimen yang diterapkan model NHT dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data motivasi belajar dikumpulkan melalui angket yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan mempertimbangkan kondisi awal siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model NHT mengalami peningkatan motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa pada kelompok kontrol. Setelah perbedaan skor awal dikendalikan, pengaruh positif penerapan model NHT terhadap motivasi belajar tetap terkonfirmasi secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT efektif dalam memperkuat motivasi belajar siswa serta berpotensi menciptakan iklim pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang lebih partisipatif dan berorientasi pada tanggung jawab belajar siswa di jenjang SMA.