Silalahi, Ayel Febriyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Literasi Digital Terhadap Sikap Kewargaan, Perilaku Ekonomi, dan Komunikasi Matematis Siswa di Era Society 5.0 di SMK Negeri 1 Pematangsiantar Putri, Risma Aprilia; Adsari, Juwita Dwi; Rumahorbo , Alfredo Totadoi; Siahaan, Rotua; Silalahi, Ayel Febriyani; Pangaribuan, Firman
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jp.v5i1.2750

Abstract

Digital literacy is a key 21st-century competency that plays a crucial role in shaping ethical, adaptive, and productive digital citizens. This study aims to analyze the influence of digital literacy on civic attitude, economic behavior, and mathematical communication skills of students in the Society 5.0 era. A quantitative approach was employed involving 302 students of SMK Negeri 1 Pematangsiantar, selected through stratified random sampling from a total population of 881 students. The research instrument was developed based on digital literacy theory and previous studies, while data were collected through a closed-ended questionnaire using a five-point Likert scale. Data were analyzed using Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS software. The findings revealed that digital literacy has a positive and significant effect on civic attitude (path = 0.741), economic behavior (path = 0.539), and mathematical communication skills (path = 0.384). The R² values of each construct indicate that the model has a strong explanatory ability for the endogenous variables, while CA, CR, and AVE values confirm high construct reliability. Discriminant validity was also met according to the Fornell–Larcker and HTMT criteria. These results highlight that digital literacy not only reflects technological proficiency but also contributes to shaping responsible citizenship, wise economic behavior, and mathematical communication skills relevant to the learning needs of the Society 5.0 era.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Pematangsiantar Dumayanti Sihombing, Sabar; Sihombing, Michael Fredrik; Silalahi, Ayel Febriyani; Manurung, Sara Dince; Giovani, Nuri; Sirait, Dearma Amelia; Ningrum, Tasya Kumala; Simbolon, Oscar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4677

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Atas masih menghadapi tantangan rendahnya keterlibatan siswa dalam proses belajar, yang berdampak pada lemahnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu yang melibatkan dua kelas, yaitu kelompok eksperimen yang diterapkan model NHT dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data motivasi belajar dikumpulkan melalui angket yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan mempertimbangkan kondisi awal siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model NHT mengalami peningkatan motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa pada kelompok kontrol. Setelah perbedaan skor awal dikendalikan, pengaruh positif penerapan model NHT terhadap motivasi belajar tetap terkonfirmasi secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT efektif dalam memperkuat motivasi belajar siswa serta berpotensi menciptakan iklim pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang lebih partisipatif dan berorientasi pada tanggung jawab belajar siswa di jenjang SMA.