p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Cendekia Ilmiah
Qordofa, Muhammad Qori
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Komunikasi Persuasif Humas dalam Membangun Citra Organisasi: Analisis Elaboration Likelihood Model melalui Pendekatan Studi Pustaka Qordofa, Muhammad Qori; Fanshoby, Muhammad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.17314

Abstract

Citra organisasi yang terbentuk secara positif merupakan hasil dari rangkaian aktivitas komunikasi persuasif yang dirancang secara terencana, konsisten, dan didasarkan pada pemahaman mendalam terhadap karakteristik psikologis audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Elaboration Likelihood Model (ELM) sebagai kerangka analisis yang komprehensif dalam komunikasi persuasif kehumasan, mengidentifikasi strategi komunikasi persuasif humas yang efektif dalam membangun citra organisasi, serta mengkaji faktor-faktor moderasi yang memengaruhi efektivitas strategi tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research), melalui penelusuran literatur ilmiah dari berbagai pangkalan data akademik terpercaya dalam rentang waktu 2021–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa ELM terbukti relevan dan aplikatif sebagai kerangka analisis dalam komunikasi kehumasan, di mana jalur sentral dan jalur periferal bekerja secara berbeda sesuai dengan tingkat motivasi dan kapasitas kognitif audiens. Strategi komunikasi persuasif humas yang paling efektif adalah strategi yang mampu mengintegrasikan kredibilitas sumber, konsistensi pesan lintas saluran, serta penyesuaian tingkat elaborasi berdasarkan karakteristik audiens. Faktor-faktor moderasi utama yang teridentifikasi meliputi motivasi personal audiens, relevansi pesan, keterlibatan emosional, serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model konseptual terapan yang dapat menjadi pedoman bagi praktisi humas dalam merancang komunikasi persuasif yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan citra organisasi yang berkelanjutan.
Elaboration Likelihood Model sebagai Landasan Strategi Komunikasi Persuasif Kehumasan dalam Membangun Citra dan Kepercayaan Publik Qordofa, Muhammad Qori; Fanshoby, Muhammad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.17316

Abstract

Komunikasi persuasif dalam praktik kehumasan modern menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat meningkatnya skeptisisme publik dan derasnya arus informasi digital. Kondisi ini menuntut kerangka strategis yang mampu menjelaskan bagaimana pesan persuasif dapat membentuk citra dan kepercayaan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Elaboration Likelihood Model (ELM) dalam komunikasi kehumasan, mendeskripsikan kontribusi jalur sentral dan periferal terhadap pembentukan citra organisasi, serta menjelaskan perannya dalam membangun kepercayaan publik secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan sistematis dengan sumber data sekunder dari artikel jurnal bereputasi, yang dianalisis menggunakan teknik content analysis secara induktif. Hasil kajian menunjukkan bahwa jalur sentral berperan dalam membangun citra organisasi yang kuat melalui argumentasi yang rasional dan berbasis data, sedangkan jalur periferal berfungsi sebagai penguat afektif melalui isyarat simbolik dan kredibilitas sumber. Integrasi kedua jalur tersebut menghasilkan efek persuasif yang lebih efektif dalam memperkuat kepercayaan publik dibandingkan penggunaan secara terpisah. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan pendekatan dual-route ELM secara terintegrasi, yang didukung oleh personalisasi pesan berbasis teknologi, merupakan strategi yang relevan dalam membangun dan mempertahankan kepercayaan publik di era digital.