Manggarai Station, strategically located in South Jakarta, has transformed from a mere transportation node into a multimodal hub that also integrates significant commercial functions. This phenomenon reflects a global trend where modern stations are playing a dual role as mobility nodes and commercial retail, aiming to enhance the passenger experience, generate non-fare revenue, and support the local economy. This research focuses on analyzing the placement and spatial distribution of commercial locations at Manggarai Station, evaluating how interactions between tenants and passenger movement patterns influence purchasing behavior, and identifying implications for operational efficiency and overall station comfort. Observations include mapping tenant locations, identifying business types, analyzing passenger flow patterns, and recording density and interactions in the commercial zone. The findings indicate that commercial locations in Manggarai are significantly dominated by fast food & beverage retailers and minimarkets. These tenants are strategically placed in prime areas and platform accesses with high passenger traffic density. This placement effectively leverages the dense passenger movement flow to encourage impulse purchases and meet on-the-go needs, where speed of service and location are key drivers. Furthermore, the lack of comfortable seating areas and the limited diversity of tenants in certain locations are issues. Further optimization requires a more thorough analysis of passenger flow for strategic tenant placement and the creation of commercial zones that do not disrupt the main traffic flow. Keywords: commercial; Manggarai Station; passenger movement Abstrak Stasiun Manggarai, yang terletak strategis di Jakarta Selatan, telah bertransformasi dari sekadar simpul transportasi menjadi sebuah pusat aktivitas multimoda yang juga mengintegrasikan fungsi komersial yang signifikan. Fenomena ini mencerminkan tren global di mana stasiun modern berperan ganda sebagai simpul mobilitas dan ritel komersial, bertujuan untuk meningkatkan pengalaman penumpang, menciptakan pendapatan non-tarif, dan mendukung ekonomi lokal. Penelitian ini berfokus pada analisis penempatan dan distribusi spasial lokasi komersial di Stasiun Manggarai, mengevaluasi bagaimana interaksi antara penyewa dan pola pergerakan penumpang mempengaruhi perilaku pembelian, serta mengidentifikasi implikasi terhadap efisiensi operasional dan kenyamanan stasiun secara keseluruhan. Observasi mencakup pemetaan lokasi penyewa, identifikasi jenis usaha, analisis pola aliran penumpang, serta pencatatan kepadatan dan interaksi di zona komersial. Hasil temuan menunjukkan bahwa lokasi komersial di Manggarai didominasi secara signifikan oleh ritel makanan & minuman siap saji dan minimarket. Penyewa ini secara strategis ditempatkan di area utama dan akses peron dengan kepadatan lalu lintas penumpang tinggi. Penempatan ini secara efektif memanfaatkan alur pergerakan penumpang yang padat untuk mendorong pembelian impulsif dan memenuhi kebutuhan on-the-go, di mana kecepatan layanan dan lokasi menjadi faktor pendorong utama. Selain itu, kurangnya area duduk yang nyaman dan diversifikasi penyewa yang masih terbatas di lokasi tertentu menjadi isu. Optimalisasi lebih lanjut memerlukan analisis flow penumpang yang lebih cermat untuk penempatan penyewa yang strategis serta penciptaan zona komersial yang tidak mengganggu arus mobilitas utama.