M. Taufik
STKIP HAMZAR

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar SDN 4 Gondang Tahun Pelajaran 2023/2024 Bunga Aulia Putri; M. Taufik; Rauhun Jannah
Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Einstein College

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/9p5sx273

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada proses pembelajaran IPAS yang berlangsung di SDN 4 Gondang yang hanya menekankan metode ceramah atau guru yang harus berperan aktif dalam menyampaikan pembelajaran kepada siswa dikarenakan siswa hanya menggunakan modul ajar dan buku sebagai kunci saat pembelajaran berlangsung. Hal ini menyebabkan siswa saat melakukan pembelajaran hanya berpatokan dengan penghafalan, pendengaran, serta dengan kegiatan proyek yang terdapat pada modul pembelajaran IPAS. Tujuan dalam peneltian ini adalah untuk mendeskripsikan pengimplementasian kurikulum merdeka pada pembelajaran IPAS oleh siswa kelas V SDN 4 Gondang. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 4 Gondang Kecamatan Gangga pada kelas V semester II tahun pelajaran 2023/2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan dari segi metodenya adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data  penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Dan teknik analisis data yang digunakan dalam peneltitian ini adalalah pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran IPAS di SDN 4 Gondang sudah berjalan pada tahun ajaran baru 2023 dengan tahapan berikut yakni perencanaan dengan mengikuti berbagai pelatihan dan membuat perangkat pembelajaran , pelaksanaan yang meliputi : a) kegiatan awal, b) kegiatan inti, c) kegiatan penutup, serta evaluasi. 2) Faktor pendorong dan penghambat implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran IPAS di SDN 4 Gondang. Meliputi : a) faktor pendorong yakni dukungan dari sekolah, dukungan dari dinas, dan wali murid, sarana dan prasarana yang memadai, serta motivasi dari peserta didik. b) Sedangkan faktor penghambat yakni guru senior, faktor dan jumlah peserta didik. 3) Dampak pengimplementasian kurikulum merdeka sangat berdampak positif terhadap kepala sekolah, guru dan siswa.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa Kelas III Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Di SDN 3 Bentek Tahun Ajaran 2023/2024 Munawarah; M. Taufik; Fitriani Rahayu
Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Einstein College

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/jf78vw28

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus (Case Study). Fokus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis jenis kesulitan yang dialami siswa kelas III SDN 3 Bentek dalam menyelesaikan soal cerita dan untuk mengetahui dan menganalisis faktor penyebab kesulitan belajar matematika siswa kelas III dalam menyelesaikan soal cerita di SDN 3 Bentek. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas III SDN 3 Bentek. Pengumpulan data menggunakan teknik obeservasi, wawancara, dokumentasi, dan tes soal cerita matematika. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data menurut Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis kesulitan yang dialami siswa kelas III SDN 3 Bentek dalam menyelesaikan soal cerita diantaranya kesulitan menggunakan konsep, kesulitan menggunakan prinsip, dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah verbal. Faktor-faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika yaitu berasal dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal berhubungan dengan rendahnya pemahaman siswa terhadap soal cerita matematika, rendahnya minat siswa terhadap pelajaran matematika, dan rendahnya kemampuan membaca. Faktor Eksternal berhubungan dengan kurangnya penggunaan media saat proses pembelajaran dan kurangnya bimbingan orangtua di rumah.