Putri, Gischa Mutiara
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Kesehatan dan Gerakan Sekolah Sadar Akan Bahaya Bahan Tambahan Pangan pada Jajanan Siswa Lubis, Novriyanti; Kamaliya, Simah; Nabila, Nazwa; Putri, Pingka; Aeni, Naila Nur; Wafiroh, Syifa; Putri, Gischa Mutiara; Nurunnisa, Nisrina
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1185

Abstract

Pertumbuhan industri makanan dan minuman yang pesat di Indonesia mendorong meningkatnya konsumsi jajanan pada anak usia sekolah, termasuk yang berpotensi mengandung bahan tambahan pangan (BTP) berbahaya seperti boraks, formalin, dan rhodamin B. Penggunaan BTP sebenarnya telah diatur dengan batasan tertentu agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, namun rendahnya pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai hal ini dapat meningkatkan risiko kesehatan jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD Muhammadiyah 2 Garut mengenai BTP, khususnya jenis pengawet dan pewarna. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, persiapan materi, penyuluhan interaktif yang dilengkapi dengan pretest dan post-test, serta demonstrasi uji boraks dan formalin. Kegiatan dilaksanakan pada November 2025 dengan melibatkan 28 siswa kelas 6A. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan siswa dari 70,52% pada pretest menjadi 82,15% pada post-test, atau meningkat sebesar 12%. Selain itu, siswa mampu mengenali jenis BTP berbahaya serta memahami dampak kesehatannya. Dengan demikian, penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya bahan tambahan pangan sekaligus mendorong perilaku konsumsi jajanan yang lebih sehat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung terbentuknya gerakan sekolah sadar pangan sehat.