Sulistia Ayu, Nur Meity
Management Of Nursing Department, Ners Profession Study Program, STIKes Hang Tuah Tanjung Pinang, Tanjungpinang City, Riau Islands, Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Metode Kooperatif Jigsaw sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Metakognitif dan Prestasi Belajar Mahasiswa Nur Meity Sulistia Ayu; Rianti Aritonang
Jurnal Keperawatan Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem Based Learning (PBL) adalah Salah satu strategi merangsang keaktifan mahasiswa melalui model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan desain pre test post test without control design. Variabel independen dalam penelitian ini adalah intervensi berupa penerapan metode kooperatif Jigsaw pada proses pembelajaran untuk mamahsiswa Stikes Hang Tuah Tanjungpinang TA. 2016-2017, sedangkan variabel dependen adalah kemampuan metakognitif mahasiswa dan prestasi belajar mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan cluster sampling sebanyak 83 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden adalah perempuan (70%). Sebelum penerapan metode kooperatif Jigsaw memiliki kemampuan metakognitif kurang (79,5%) dan mayoritas memiliki prestasi belajar rendah (90,4%) dan sebaliknya setelah penerapan metode kooperatif Jigsaw menunjukkan mayoritas responden memiliki kemampuan metakognitif baik (66,3%) dan mayoritas memiliki prestasi belajar tinggi (88%). Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan penerapan metode kooperatif Jigsaw terhadap kemampuan metakognitif (ρ value = 0,001 < α = 0,05)dan prestasi belajar (ρ value = 0,003 < α = 0,05)mahasiswa Stikes Hang Tuah TA. 2016-2017.
Pengaruh Metode Role Playing terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan pada Pembelajaran Laboratorium Keperawatan Jiwa Nur Meity Sulistia Ayu; Ernawati; Safra; yunita
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran yang diberikan seorang pendidik tidaklah semudah yang kita bayangkan. Seorang pendidik harus memiliki kiat-kiat dalam melaksanakan tugasnya demi tercapainya proses belajar mengajar yang sempurna. Pendidik sebaiknya menggunakan strategi pembelajaran yang tepat, yaitu dengan pemilihan model pembelajaran, pendekatan dan metode pembelajaran yang berarti. Salah satu metode yang ingin di terapkan dalam pembelajaran keperawatan jiwa ini adalah role playing dimana mahasiswa berperan aktif mendramatisasikan cara bertingkah laku orang-orang tertentu dalam posisi yang membedakan peranan masing-masing dalam suatu organisasi atau kelompok di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode role playing terhadap peningkatan motivasi belajar pada laboratorium keperawatan jiwa mahasiswa Program studi s1 keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif desain kuasi eksperimen dengan mengambil sampel sebanyak 49 mahasiswa tingkat IV Prodi S1 Stikes Hang Tuah yang mengikuti metode ini dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang di gunakan adalah kuesioner motovasi yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah uji Mc Nemar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh metode role playing dengan motivasi belajar mahasiswa di laboratorium keperawatan jiwa STIKES Hang Tuah Tanjungpinang.
Factors Associated with Job Satisfaction and Self-Efficacy Among Nurses in Community Health Centers: A Cross-Sectional Study in Tanjungpinang City Nur Meity Sulistia Ayu; Zuraidah; Tri Arianingsih; Ernawati; Tri Arianingsih
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No 1 2026 Caring: Indonesia Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v8i1.24841

Abstract

Low levels of nurse’s job satisfaction and self-efficacy may reduce productivity, increase occupational stress, compromise the quality of patient care, and contribute to turnover intention. Identifying factors associated with job satisfaction and self-efficacy is therefore essential for strengthening nursing workforce management and improving healthcare outcomes. This study aimed to examine factors associated with job satisfaction and self-efficacy among nurses working in community health centers in Tanjungpinang City. A quantitative cross-sectional study was conducted among 92 nurses selected from a population of 120 using proportionate stratified random sampling based on the Slovin formula with a 5% margin of error. Data were collected using validated structured questionnaires and analyzed using Spearman’s rank correlation test. Among the 92 respondents, 70 (76.1%) reported high job satisfaction, while 67 (72.8%) demonstrated high self-efficacy. Interpersonal relationships (p < 0.001, r = 0.670) and social support (p = 0.001, r = 0.550) were significantly associated with job satisfaction, whereas workload was not significantly associated with job satisfaction (p = 0.904, r = −0.022). Verbal persuasion (p = 0.009, r = 0.447) and personal experience (p < 0.001, r = 0.690) were significantly associated with nurses’ self-efficacy. Organizational and psychological resources play a crucial role in enhancing nurses’ job satisfaction and self-efficacy. Nursing managers should prioritize evidence-based human resource management strategies that strengthen organizational support, enhance positive interpersonal relationships, expand mentoring and constructive feedback mechanisms, and promote continuous competency-based professional development to improve nurses’ performance. Keyword: Job Satisfaction, Self-efficacy, Nurses, Community Health Centers
Pendekatan Komplementasi Antara Al-Qur’an dan Psikologi Tentang Proses Kunci Ketahanan Keluarga Orang Tua Tunggal Muhammad Lazim; Ahmad Thib Raya; Nur Arfiyah Febriani; Nur Meity Sulistia Ayu
RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/rsd.v6i2.2053

Abstract

Munculnya paradigma keilmuan bercorak teoatroposentris-integralistik-interkonektif yang menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai sentral keilmuan dengan mengembangkan beragam pola ijtihad menjadikan solusi atas problematika kehidupan lebih kongkrit. Di antara pendekatan yang digunakan adalah komplementasi yaitu pendekatan sains dan ajaran Islam yang saling memperkuat tetapi tetap mempertahankan eksistensinya masing-masing. Dalam konteks keluarga dengan orang tua tunggal, beragam problematika yang dihadapinya seringkali berujung pada kerentanan institusi keluarga. Al-Qur'an sebagai hudan memberikan pedoman melalui keteladanan profil keluarga orang tua tunggal yang sukses. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ranah managemen internal keluarga orang tua tunggal yang profilnya dipaparkan dalam Al-Qur'an dalam meraih ketahanan keluarga. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan murni dengan metode kualitatif. Metodologi penafsiran yang digunakan adalah tafsir tematik dengan pendekatan komplementasi psiko-sosial. Teori Psiko-sosial yang diacu adalah key processes in family resilience versi Froma Walsh sedangkan ayat-ayat Al-Qur’an yang diacu adalah ayat-ayat yang berkisah (qashah Al-Qur’an) tentang orang tua tunggal yang sukses dalam menghadirkan ketahanan keluarga. Penelitian ini menemukan bahwa berdasarkan subjek percontohan Al-Qur’an, ranah manajemen internal keluarga sebagai proses kunci membangun ketahanan keluarga yang meliputi sistem kepercayaan, proses organisasi, dan proses komunikasi. Kajian ini merekomendasikan agar para orang tua tunggal menerapkan managemen internal keluarganya agar tetap dapat merealisasikan ketahanan keluarga meskipun secara struktural fungsional ada kepincangan.   The emergence of a theoanthropocentric-integralistic-interconnective scientific paradigm that makes the Qur'an and As-Sunnah the center of knowledge by developing various patterns of ijtihad makes solutions to life's problems more concrete. Among the approaches used is complementarity, namely the approach of science and Islamic teachings that strengthen each other but still maintain their respective existence. In the context of single-parent families, the various problems they face often lead to the vulnerability of the family institution. The Qur'an as a guide provides guidance through the exemplary profiles of successful single-parent families. This study, which aims to uncover the internal management of single-parent families, whose profiles are described in the Qur'an in achieving family resilience, is a purely library research using qualitative methods. The interpretation methodology used is thematic interpretation with a psycho-social complementarity approach. The psycho-social theory referred to is Froma Walsh's key processes in family resilience, while the Qur'anic verses referred to are verses that tell stories (qashah Al-Qur'an) about single parents who have succeeded in presenting family resilience. This study found that based on the Qur'anic exemplary subjects, the internal family management domain is a key process in building family resilience that includes belief systems, organizational processes, and communication processes. This study recommends that single parents implement internal family management so that they can still realize family resilience even though there are structural and functional flaws.
PENGARUH BLADDER TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN BERKEMIH PASIEN POST OPERASI BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA (BPH) DI RUANG RAWAT INAP DAN POLI UROLOGI RSAL DR. MIDIYATO SURATANI TANJUNGPINANG Lismawati Lismawati; Syamilatul Khoriroh; Ernawati; Nur Meity Sulistia Ayu
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v5i2.13017

Abstract

One of the non-pharmacological nursing interventions that can be implemented to prevent urinary incontinence is bladder training. Through bladder training, it is expected to prevent dysfunction and gradually increase bladder capacity as well as extend the interval between urination. This study used a quantitative design with a quasi-experimental approach, employing a pretest and post-test design without a control group. Data were collected from the regular outpatient population at the Urology Clinic of Naval Hospital dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang between March 21, 2025, and April 16, 2025, with a total sample of 12 respondents. Sampling was conducted using accidental sampling. The results of the Wilcoxon test showed a p-value of 0.000, indicating that the null hypothesis (H0) was rejected. It can be concluded that bladder training has a significant effect on the urination ability of post-operative benign prostatic hyperplasia (BPH) patients at the Urology Clinic of Naval Hospital dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang. Bladder training is effective in helping post-BPH surgery patients manage urination issues. It can improve urinary control by enhancing bladder capacity and strengthening the pelvic floor muscles