A’zizah
Sekolah Tinggi Agama Islam Al Washliyah Banda Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ETNOBOTANI TUMBUHAN RIMPANG SEBAGAI OBAT TRADISIONALBERBASIS PENGETAHUAN LOKAL MASYARAKAT ACEH Lasri; Erna Fitriani Hamda; A’zizah; Era Maulia; Muhammad Safwan Jamil
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/h5zrqx63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengolahan etnobotani tumbuhan rimpang sebagai tanaman berkhasiat obat berbasis pada pengetahuan masyarakat serta pemanfaatan etnobotani tumbuhan rimpang pada masyarakat Gampong Meunasah Papeun, Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi partisipatif, wawancara (terstruktur), dan dokumentasi. sedangkan Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling. Alasan peneliti menggunakan teknik purposive sampling karena sampel yang ditentukan oleh peneliti sesuai kriteria yang ingin diteliti.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih memanfaatkan berbagai jenis rimpang seperti jahe, kunyit, serai sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit, seperti batuk, demam, meningkatkan imun tubuh, dan gangguan pencernaan. Pengolahan rimpang dilakukan secara sederhana melalui perebusan, penumbukan, penyeduhan, serta pengeringan, yang diwariskan secara turun-temurun. Pengetahuan ini mencerminkan kearifan lokal yang adaptif dan berperan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Namun, keberlanjutan praktik ini menghadapi tantangan berupa menurunnya minat generasi muda dan kurangnya dokumentasi ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian dan pengembangan agar pemanfaatan tumbuhan rimpang tetap relevan dalam mendukung sistem kesehatan berbasis lokal.