Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) BERBASIS GENDER TERHADAP MOTIVASI DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA DI MA BABUN NAJAH KEC. ULEE KARENG Lasri, Lasri; Ridayani, Ridayani; Bariah, Chairul
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.44217

Abstract

Penelitian memiliki tujuan agar dapat memahami pengaruh penerapan model pembelajaran Think Pair Share berbasis gender pada materi system ekskresi manusia terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep, serta adanya hubungan antara motivasi belajar dengan penguasaan konsep siswa dalam materi system ekskresi manusia. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Maret 2017. Metode yang diterapkan dalam penelitian yaitu metode desain factorial. Penelitian dilakukan pada 4 kelas terdiri dari kelas putri XI MA 1 dan kelas putra XI MA 4 sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas putri XI MA 3 dan kelas putra XI MA 2 sebagai kelas kontrol. Intrumen yang dipakai adalah tes untuk menilai penguasaan konsep siswa dan angket motivasi untuk memantau motivasi belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan analisis varians (ANAVA) dengan taraf signifikan 0,05 dan hasil hubungan antara motivasi belajar dengan penguasaan konsep menggunakan rumus korelasi. Hasil dari analisis varians menentukan >   yaitu motivasi belajar dengan nilai 14,49 > 2,70 dan penguasaan konsep siswa dengan nilai 28,70 > 2,70, dan perkembangan hubungan antara motivasi belajar dengan penguasaan konsep siswa putri menentukan nilai r = 0,64 dan siswa putra menentukan nilai r = 0,480. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa cooperative learning tipe Think Pair Share sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep siswa serta adanya korelasi yang cukup besar antara siswa putra dan putri terhadap motivasi belajar dengan penguasaan konsep pada materi system ekskresi manusia di MA Babun Najah Banda Aceh Kec. Ulee Kareng.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) BERBASIS GENDER TERHADAP MOTIVASI DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA DI MA BABUN NAJAH KEC. ULEE KARENG Lasri Lasri; Ridayani Ridayani; Chairul Bariah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v10i1.44217

Abstract

Penelitian memiliki tujuan agar dapat memahami pengaruh penerapan model pembelajaran Think Pair Share berbasis gender pada materi system ekskresi manusia terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep, serta adanya hubungan antara motivasi belajar dengan penguasaan konsep siswa dalam materi system ekskresi manusia. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Maret 2017. Metode yang diterapkan dalam penelitian yaitu metode desain factorial. Penelitian dilakukan pada 4 kelas terdiri dari kelas putri XI MA 1 dan kelas putra XI MA 4 sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas putri XI MA 3 dan kelas putra XI MA 2 sebagai kelas kontrol. Intrumen yang dipakai adalah tes untuk menilai penguasaan konsep siswa dan angket motivasi untuk memantau motivasi belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan analisis varians (ANAVA) dengan taraf signifikan 0,05 dan hasil hubungan antara motivasi belajar dengan penguasaan konsep menggunakan rumus korelasi. Hasil dari analisis varians menentukan >   yaitu motivasi belajar dengan nilai 14,49 > 2,70 dan penguasaan konsep siswa dengan nilai 28,70 > 2,70, dan perkembangan hubungan antara motivasi belajar dengan penguasaan konsep siswa putri menentukan nilai r = 0,64 dan siswa putra menentukan nilai r = 0,480. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa cooperative learning tipe Think Pair Share sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep siswa serta adanya korelasi yang cukup besar antara siswa putra dan putri terhadap motivasi belajar dengan penguasaan konsep pada materi system ekskresi manusia di MA Babun Najah Banda Aceh Kec. Ulee Kareng.
Reusam idang meulapeh in commemorating the prophet's Maulid tradition: a study in the Pidie District, Aceh Province, Indonesia Lasri Lasri; R Roslina; R Riswan
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v6i3.298

Abstract

This research aims to improve the preservation of Reusam Idang Meulapeh and the symbol of the Idang Meulapeh reusam tradition in commemorating the Prophet's maulid in the Pidie region. The research used a qualitative descriptive method. Data sources were obtained in the form of primary data and secondary data. Data collection techniques were carried out by observation, interview, and verification or conclusion drawing. The population in this study was the people of Pidie. The sampling technique was carried out in 5 villages in the Pidie area totaling 25 people, including 5 people from Pangge Pilok village, 5 people from Mesjid Reubee village, 5 people from Neulop village, 5 people from Keude Keulibeut village and 5 people from Kampong Pukat. The results of the study that the implementation of the Nadi maulid tradition in the Pidie region for 3 months a year and the process of the maulid implementation tradition with several stages including preparation of idang meulapeh, meudikee and Islamic preaching at night. The tradition of the Prophet's Maulid is carried out in the month of 12 Rabiul Awal to the beginning of the month of Jumadil Akhir.  A unique tradition at the time of commemorating the Prophet's maulid, the local community serves a variety of traditional culinary delights. One of them is Idang Meulapeh, which is a mandatory tradition in every Prophet's meulod khanduri. For the people of Pidie, the celebration of the Prophet's birthday without Idang Meulapeh is incomplete, because Idang Meulapeh is one of the special traditions in commemorating the Prophet's birthday. From the preparation of food in people's homes called Bu Kulah (rice wrapped in leaves), Idang Meulapeuh (a storied dish) will be brought to Meunasah / Mosque around 11:00 to eat together with residents, orphans and guests of other village and Mukim neighbors. Before eating the food that is served, the community first prays to our king the prophet Muhammad SAW. Idang meulapeh is also a fairly expensive dish, with that not all circles this reusam can be done. Only some areas in Aceh still apply the idang meulapeh tradition. For this reason, this research is very important to preserve the Idang Meulapeh reusam tradition in commemorating maulid in the Pidie region. Therefore, the purpose of the community in providing various kinds of food menus in Idang Meulapeh and honoring the birth month of the Prophet Muhammad SAW.
PEMANFAATAN SISTEM ALGORITMA SEARCHING PUBLISH or PERISH 8 SEBAGAI PENGEMBANGAN LITERATUR DOSEN DALAM MENGHASILKAN PUBLIKASI ILMIAH PADA UNIVERSITAS AL WASHLIYAH DARUSSALAM BANDA ACEH Jasmadi Jasmadi; Lasri Lasri; Roslina A. Djalil; Zamzami; Muhammad Junaidi; Mukhsin Rizal
Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Vol. 12 No. 2 (2024): Agama dan Sosial Humaniora
Publisher : Lembaga Studi Agama dan Masyarakat Aceh (LSAMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Publish or Perish 8 searching Algorithm System is one of the network-based software that has the ability to manage literature and scientific research. This study aims to determine the extent to which Al Washliyah Darussalam Banda Aceh lecturers use the Searching algorithm system integrated in “Publish & Perish 8” to develop literature and lecturer competence in producing quality scientific publications. This study is important considering the use of the Publish & Perish 8 searching algorithm offers great potential to increase the productivity and quality of lecturers' scientific work. The research method used is a quantitative study with a mixed methods approach, combining descriptive analysis and Pearson correlation test. The sample of this study consisted of 50 lecturers who were active in the field of research at the university. Data were collected through a questionnaire that included information about the frequency of use of the Publish & Perish 8 search algorithm system and the number of scientific publications in the past year. The results of descriptive analysis show that the average frequency of use of Publish & Perish 8 is 3.5 with a standard deviation of 1.2. Meanwhile, the average number of scientific publications produced by Al Washliyah lecturers is 4, with a standard deviation of 1.8. Pearson correlation analysis found a significant positive relationship between the frequency of use of Publish or Perish 8 and the number of scientific publications produced by lecturers. Keywords: System; Algoritme; Searching; Publish or Perish 8; Al Washliyah;
Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Negara Penempatan Malaysia untuk Peningkatan Kapasitas dan Persiapan Kemandirian Fathiah; Eliana; Hafnidar; Lathifah Hanum; Murnia Suri; Lasri; Chairul Bariah; Rosalinda; Zulvia Maika Letis; Inge Ayudia; Junizar
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v3i2.636

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional digagas oleh Komunitas Pengabdian Masyarakat (KOMPAK) berkolaborasi dengan 40 Kampus se-Indonesia. Target Kegiatan adalan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kegiatan ini bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republic Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) KBRI memberikan Pelatihan dan sosialiasai kepada PMI yang bermasalah untuk dapat menghindari praktik ilegal atau penyalahgunaan fungsi tenaga kerja, PMI dibekali dengan pelatihan yang sesuai dengan profesi, dan PMI dibekali dengan pelatihan dan pemahaman dalam mengembangkan potensi dan soft skill agar bisa bersaing dan menjadi tenaga kerja profesional di luar negeri. Pelaksanaan program pengabdian ini dilaksanakan dengan beberapa urutan yaitu survey/penjajakan, penggalangan dana, technical meeting, pelaksanaan seminar internasional PKM dan Pelaporan. Hasil Pengabdian diperoleh bahwa Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang hadir di kegiatan ini dapat memahami materi singkat yang diberikan dan menerima dengan baik informasi/pengetahuan yang kami berikan . Selama kegiatan pengabdian ini terlihat respon positif dari PMI, mulai dari terhibur dan dapat mengisi kekosongan waktu dalam menanti penyelesaian masalah mereka. Target Capaian adalah PMI dapat memiliki kompetensi, lebih Mandiri dan dapat mengupgrade soft skil mereka sehingga kelak ketika mereka tidak lagi bekerja sebagai PMI memiliki kompetensi yang dapat meningkatkan posisi tawar PMI di pasar kerja Internasional. Dengan demikian, perlindungan diri PMI sendiri dapat lebih diwujudkan
Tradisi Berguru dalam Budaya Pernikahaan Adat Gayo Hamda, Erna Fitriani; Kintan TH, Sri; Lasri, Lasri; Al-Fairusy, Muhajir
Aceh Anthropological Journal Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Department of Anthropology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aaj.v7i2.12347

Abstract

Custom is a habit that cannot be separated from the daily life of humans or individuals who live in certain areas or tribes. One of the traditions developed in Gayo is the procedure for getting married, starting with studying before the bride is brought to the mosque or KUA to accept consent. Studying plays an important role in providing guidance to the bride and groom in building a sakinah, mawaddah wa rahmah household. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. This approach aims to find out and describe things found in the field. The research process was carried out by observing, interviewing and studying literature, in order to collect and analyze references related to the research problem. The results of this study indicate that berguru is the final momentum before the wedding event which is called berguru/ejer angry, namely giving advice to remind the values and principles of Islamic teachings to the prospective bride and groom. The most important subject matter includes matters of faith, worship and shariah as well as structured physical and spiritual needs. The Gayo Traditional Council is an autonomous institution and partner of the Regional Government in carrying out and administering traditional life. This is so that the culture or customs that exist in the Gayo community are always maintained and maintained and practiced in people's lives. The Gayo Traditional Council plays a role in maintaining this berguru custom.Abstrak: Adat merupakan kebiasaan yang tidak lepas dari keseharian manusia atau individu yang tinggal didaerah atau suku tertentu. Adat yang di kembangkan di Gayo salah satu dalam tata cara menikah adalah dimulai dengan berguru sebelum mempelai di bawa ke masjid atau KUA untuk mengijab qabul. Berguru sangat berperan penting dalam memberikan bimbingan kepada calon pengantin dalam membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pendekatan tersebut bertujuan untuk mengetahui dan menjabarkan hal yang ditemukan di lapangan. Proses penelitian ini dilakukan dengan adanya observasi, wawancara dan studi kepustakaan, guna mengumpulkan serta menganalisis referensi-referensi yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berguru merupakan momentum terakhir menjelang acara pernikahan yang disebut berguru/ ejer marah yaitu memberi nasehat mengingatkan nilai dan prinsip ajaran Islam kepada calon mempelai laki-laki dan perempuan. Materi pelajaran yang paling penting antara lain mengenai akidah, ibadah dan syariah serta kebutuhan jasmani dan rohani secara terstruktur. Majelis Adat Gayo adalah lembaga otonom dan mitra Pemerintah Daerah dalam menjalankan dan menyelenggarakan kehidupan adat. Hal ini dimaksudkan agar budaya atau Adat Istiadat yang ada dalam masyarakat Gayo tetap selalu terpelihara dan terjaga serta dipraktikkan dalam kehidupan masyarakat. Majelis Adat Gayo berperan dalam mempertahankan adat berguru ini.
The perception of the Lampanah community towards community service lectures of Al Washliyah Banda Aceh disciple students Z, Rizwan; Bariah, Chairul; Fitria Hamda, Erna; Jasmadi, Jasmadi; Lasri, Lasri; Ilham, Ilham
Journal of Education, Linguistics, Literature, and Art Vol. 2 No. 2 (2024): June 2024 (In Progress)
Publisher : Institute of Education and Social Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62568/ella.v2i2.179

Abstract

The Community Service Program (KPM) is a university initiative aimed at applying students' knowledge and skills to contribute directly to the community. In Lampanah Settlement, Seulimeum District, Aceh Besar Regency, the KPM program implemented by STISIP Al Washliyah Banda Aceh students is expected to have a positive impact on the community. However, community perceptions of this program need to be evaluated to ensure the effective implementation of KPM activities. This study aims to analyze the perceptions of the Lampanah Settlement community towards the KPM program by STISIP Al Washliyah Banda Aceh students. The research employs a mixed-methods approach, with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. The sampling technique used the Slovin formula, distributing e-questionnaires to 212 samples from a total population of 450, with a 5% margin of error in Lampanah Settlement. The results show that: 1) 65% of respondents had a positive perception, 20% were neutral, and 25% were negative; 2) 70% of respondents viewed the benefits of the activities as high, 15% as moderate, 6% as neutral, and 4% as low; 3) Communication barriers included language (20%), cultural differences (45%), and technological constraints (25%). Interviews revealed that the Lampanah Settlement community generally had a positive perception of the KPM program, appreciating students' contributions to education, health, and economic empowerment. However, factors such as ineffective student communication and limited community involvement in planning and implementing programs were identified as areas needing improvement.
PERAN WILYATUL HISBAH DALAM PENANGGULANGAN REMAJA TERHADAP FENOMENA IKHTILATH SEBAGAI PENGUATAN SYARI’AT ISLAM DI WILAYAH KOTA BANDA ACEH dewi, ratna; lasri, Lasri; bariah, chairul; jasmadi, jasmadi; Maylisna M, Ira
JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN Vol 11 No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56406/jkim.v11i2.628

Abstract

Wilayatul Hisbah is an official institution established by the government in Aceh Province. Its main task is to implement amar ma`ruf nahi mungkar. One of the duties of Wilayatul Hisbah is to supervise the implementation and violation of laws and regulations in the field of Islamic sharia, including in terms of supervising the association of teenagers in Banda Aceh City so as not to fall into things that violate Islamic sharia. The purpose of this study is to analyze the role of Wilayatul Hisbah in the prevention of adolescents against the phenomenon of ikhtilat in the Aceh region, as well as obstacles in the prevention of adolescents against the phenomenon of ikhitlat. In addition, it also evaluates the tasks carried out by Wilayatul Hisbah, namely supervising the implementation and violation of Islamic Sharia, providing guidance and spiritual advocacy for everyone who violates Islamic Sharia legislation based on existing evidence, when carrying out coaching tasks so that implementation is carried out in accordance with existing regulations. The research method used is a qualitative method, with data collection techniques of participatory observation, interviews (structured), and documentation, while the determination of the research sample is carried out by purposive sampling method. The results showed that Wilayatul Hisbah plays an important role in dealing with the phenomenon of ikhtilath among teenagers. In this case, Wilayatul Hisbah starts the step by giving early warnings to teenagers regarding ikhtilath behavior through a persuasive approach, providing an understanding of the negative impact on morality and social society. Furthermore, Wilayatul Hisbah carries out coaching for teenagers who are involved or at risk of being involved, focusing on religious and social approaches. This coaching aims to deepen teenagers' understanding of Islamic values and strengthen the morality of teenagers in Banda Aceh. It is hoped that this research will directly contribute to sustainable policies related to the Role of Wilayatul Hisbah in Countering Adolescents Against the Phenomenon of Ikhtilath in the Islamic Region of Aceh in Banda Aceh City
Analisis Kemampuan Praktik Kerja Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara Stisip Al Washliyahdalam Penerapan Sistem E-Governance Pada Lembaga Pemerintah Kota Banda Aceh Jasmadi Jasmadi; Lasri Lasri; Juaris Juaris
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 1 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i1.1208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan praktik kerja mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara di STISIP Al Washliyah dalam penerapan sistem e-governance di Lembaga Pemerintah Kota Banda Aceh. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis sejauh mana mahasiswa telah mengintegrasikan pengetahuan teoritis mereka dalam konteks praktik kerja e-governance. Metode penelitian yang digunakan dengan menyebarkan e-kuesioner, wawancara, dan pendampingan mahasiswa yang sedang menjalani praktik kerja di beberapa lembaga dan dinas pemerintahan di kota Banda Aceh. Analisis dilakukan dengan menganalisis teori e-governance dengan praktik dilaksanakan mahasiswa pada praktik magang, mengidentifikasi potensi dan tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam penerapan sistem ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kemampuan praktik kerja mahasiswa Ilmu Administrasi Negara dalam menerapkan e-governance pada lembaga pemerintah Kota Banda Aceh tergolong baik dengan dengan persentase jawaban diperoleh 55%, sementara kategori sangat baik sebesar 25% dan 20% pada kategori Cukup Baik; 2) Kemampuan menyesuaikan praktik kerja lapangan dengan lingkungan kerja menunjukkan bahwa 63,20% dengan kategori Baik, kategori sangat baik diperoleh sebesar 23.30% dan kategori cukup sebesar 10.50%. artinya kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikakn konsep dalam siatuasi praktik kerja lapangan dengan menerapkan e-governace pada lembaga pemerintah dapat dikategorikan Baik. 3) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan kerja mahasiswa Ilmu Administrasi Negara pada program praktik kerja magang Kampus Merdeka Kurikulum Merdeka (MBKM) di STISIP Alwashliyah Banda Aceh adalah motivasi, lingkungan kerja, dan dukungan dari pihak kampus. Dari hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang sejauh mana mahasiswa Ilmu Administrasi Negara mampu mengimplementasikan pengetahuan teoritis dalam situasi praktik kerja e-governance. Implikasi dari temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kurikulum pendidikan dan persiapan mahasiswa untuk menghadapi tuntutan e-governance di dunia nyata. Kata Kunci: Analisis; Kemampuan Praktik Kerja; e-governance; sistem.
Analisis Kemampuan Praktik Kerja Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara Stisip Al Washliyahdalam Penerapan Sistem E-Governance Pada Lembaga Pemerintah Kota Banda Aceh Jasmadi Jasmadi; Lasri Lasri; Juaris Juaris
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 2 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i2.1211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan praktik kerja mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara di STISIP Al Washliyah dalam penerapan sistem e-governance di Lembaga Pemerintah Kota Banda Aceh. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis sejauh mana mahasiswa telah mengintegrasikan pengetahuan teoritis mereka dalam konteks praktik kerja e-governance. Metode penelitian yang digunakan dengan menyebarkan e-kuesioner, wawancara, dan pendampingan mahasiswa yang sedang menjalani praktik kerja di beberapa lembaga dan dinas pemerintahan di kota Banda Aceh. Analisis dilakukan dengan menganalisis teori e-governance dengan praktik dilaksanakan mahasiswa pada praktik magang, mengidentifikasi potensi dan tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam penerapan sistem ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kemampuan praktik kerja mahasiswa Ilmu Administrasi Negara dalam menerapkan e-governance pada lembaga pemerintah Kota Banda Aceh tergolong baik dengan dengan persentase jawaban diperoleh 55%, sementara kategori sangat baik sebesar 25% dan 20% pada kategori Cukup Baik; 2) Kemampuan menyesuaikan praktik kerja lapangan dengan lingkungan kerja menunjukkan bahwa 63,20% dengan kategori Baik, kategori sangat baik diperoleh sebesar 23.30% dan kategori cukup sebesar 10.50%. artinya kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikan konsep dalam siatuasi praktik kerja lapangan dengan menerapkan e-governace pada lembaga pemerintah dapat dikategorikan Baik.