Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Komunikasi Visual Dalam Produksi Konten YouTube Untuk Meningkatkan Insight di MTA Studio Indonesia Fujiyati, Fujiyati; Ahmad, Bilal Fariz; Widiatmoko, Roso Putranto; Wisnu, Haris
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi komunikasi visual dalam produksi konten YouTube di MTA Studio Indonesia serta mengkaji peran editor dan kameramen dalam mendukung efektivitas komunikasi visual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif dan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tim produksi, serta studi pustaka. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi visual di MTA Studio diterapkan secara terstruktur melalui kolaborasi antara editor dan kameramen dalam mengelola elemen visual seperti komposisi, pencahayaan, warna, dan teknik editing. Konsistensi identitas visual yang mencerminkan nilai-nilai Islami menjadi ciri khas utama yang mampu membangun citra profesional dan meningkatkan kepercayaan audiens. Selain itu, penerapan komunikasi visual yang efektif berkontribusi terhadap peningkatan performa konten, yang ditunjukkan melalui data insight seperti jumlah penayangan dan jangkauan audiens yang cenderung stabil dan meningkat. Meskipun demikian, terdapat kendala dalam memahami algoritma YouTube, sehingga strategi yang dilakukan adalah menjaga konsistensi produksi konten serta menyesuaikan konten dengan kebutuhan dan tren audiens. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi visual pada media digital serta menjadi referensi praktis bagi kreator konten dalam meningkatkan kualitas produksi dan daya saing konten di platform YouTube.
Pelatihan QRIS Untuk Meningkatkan Penjualan UMKM Bubur Ayam Aulia di Bogor Nisaa, Istiqoomatun; Khaerunnisa, Safira; Wisnu, Haris; Sumartini, Cucu
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.1552

Abstract

Transformasi digital mendorong perubahan sistem transaksi pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), namun tingkat adopsi pembayaran digital masih belum merata. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan literasi digital dan kurangnya pendampingan dalam implementasi teknologi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital guna mendukung efisiensi transaksi dan potensi peningkatan penjualan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, sosialisasi, pelatihan berbasis praktik, serta pendampingan langsung. Subjek kegiatan adalah UMKM Bubur Ayam Aulia di Bogor Timur yang sebelum pelatihan masih menggunakan transaksi tunai secara dominan (±100%). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha, yang ditandai dengan keberhasilan pembuatan dan aktivasi QRIS serta kemampuan mengoperasikannya dalam transaksi sehari-hari. Selain itu, terjadi perubahan perilaku transaksi, di mana mulai muncul penggunaan pembayaran non-tunai oleh pelanggan. Pelaku usaha juga melaporkan kemudahan dalam proses transaksi serta adanya indikasi peningkatan jumlah pembelian dari pelanggan yang sebelumnya terkendala metode pembayaran. Nilai kebaruan kegiatan ini terletak pada pendekatan pelatihan berbasis praktik yang disertai pendampingan hingga tahap implementasi, sehingga tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga memastikan adopsi teknologi secara nyata. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendorong digitalisasi UMKM secara aplikatif serta meningkatkan kualitas layanan dan daya saing usaha.