Mawaddah, Khusnatul
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AUTHENTIC LEARNING THROUGH A MARKET DAY PROGRAM IN KINDERGARTEN: ITS IMPACT ON CHILDREN’S INDEPENDENCE AND SELF-REGULATION Mawaddah, Khusnatul; Ekowati, Dyah Worowirastri; Syahri, Mohammad
JURNAL EDUSCIENCE Vol 13, No 2 (2026): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Malaysia and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v13i2.8604

Abstract

Purpose – This study evaluates the Market Day program at TK ABA Percontohan, Bojonegoro Regency, as an authentic learning strategy to foster independence in early childhood using a CIPP-based evaluation framework.Methodology – The study used a qualitative approach. Participants were selected purposively and involved 27 respondents: the principal (n=1), teachers (n=4), and parents/guardians (n=5), while 17 children were observed as research subjects without being interviewed. Data were collected through structured observations during Market Day, semi-structured interviews, and document analysis. Data analysis followed an interactive process of reduction/coding, data display, and drawing and verifying conclusions through source and method triangulation.Findings – Market Day functioned as an authentic learning activity that stimulated children's life skills, including early financial literacy, confidence in social interaction, decision-making based on their allowance, responsibility for their goods and sales booth, and emotional self-regulation (waiting in line, being patient, and accepting consequences). The main challenges were money, numeracy skills—especially when calculating and giving change—differences in children's confidence and communication, queue discipline, and inconsistent parental involvement and product standards. These findings suggest the need for stronger scaffolding to support money-related numeracy.Contribution – This study contributes by providing a holistic CIPP-based evaluation of Market Day, formulating observable indicators of children’s independence in authentic transaction settings, and offering practical recommendations to strengthen scaffolding and program quality in kindergarten and similar early childhood education contexts.
Tantangan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Digital: Refleksi Praktik Literasi Gembira pada Anak PAUD Mawaddah, Khusnatul; Linda Apriliasari; Daroe Iswatiningsih
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.480

Abstract

Meluasnya pemanfaatan gawai pada anak usia dini membawa dampak berarti bagi pertumbuhan bahasa Indonesia mereka. Pengamatan di lembaga pendidikan anak usia dini At-Taqwa Bojonegoro menunjukkan bahwa anak-anak cenderung menyerap kosakata pergaulan dari media sosial, mengalami kesulitan merangkai kalimat utuh, serta memperlihatkan daya simak yang menyusut saat dibacakan dongeng. Kajian ini bertujuan untuk menelaah pelaksanaan program "Literasi Gembira" sebagai upaya penanganan kendala kebahasaan tersebut sepanjang tahun ajaran 2025-2026. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan pengamatan partisipatif sebagai teknik pokok, dilengkapi catatan lapangan harian dan pendokumentasian kegiatan. Program ini berisi pembacaan buku lima menit setiap pagi di ruang terbuka, permainan tebak gambar, serta pelibatan orang tua melalui kegiatan Pertemuan Orang Tua, peminjaman buku mingguan di Taman Bacaan Masyarakat sekolah, penganugerahan apresiasi, dan perlombaan mendongeng bersama orang tua. Temuan memperlihatkan bahwa program sederhana yang dijalankan secara ajek ini berhasil memperkaya perbendaharaan kata bahasa Indonesia anak, meningkatkan kecakapan menyusun kalimat teratur, menumbuhkan kegemaran membaca, serta menguatkan rasa percaya diri bertutur. Hasil ini menegaskan pentingnya penyediaan lingkungan berbahasa yang subur, interaksi lisan timbal balik, dan kemitraan sekolah dengan keluarga dalam memupuk kecakapan membaca permulaan pada zaman digital
EKSPLORASI LINGKUNGAN ALAM UNTUK KESADARAN EKOLOGIS ANAK USIA DINI Mawaddah, Khusnatul; Octavina Rizky Utami Putri
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.500

Abstract

Pendidikan lingkungan sejak usia dini merupakan fondasi kesadaran ekologis, namun kesenjangan interaksi anak dengan alam dan minimnya program eksplorasi lingkungan alam sekitar di PAUD masih jarang diteliti. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan eksplorasi konsep lingkungan hidup di lingkungan alam sekitar pada anak usia dini melalui pendekatan bermain dan eksplorasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan observasi partisipatif terhadap 15 anak usia 5–6 tahun selama delapan minggu. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan anekdotal, lalu dianalisis mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan kemampuan observasi anak meningkat dari global ke analitis-hipotetis, pengetahuan komponen lingkungan meluas dari 2–3 menjadi 7–8 komponen dengan pemahaman keterkaitan ekologis, serta keterampilan interaksi berkembang pada kemandirian motorik, inkuiri kritis, kerja sama, dan sikap peduli lingkungan. Variasi individual teramati pada tiga anak yang memerlukan prompting lebih panjang. Implikasi menegaskan perlunya integrasi pembelajaran berbasis alam dalam kurikulum PAUD, pemanfaatan potensi geografis lokal, dan kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat.