Pendidikan lingkungan sejak usia dini merupakan fondasi kesadaran ekologis, namun kesenjangan interaksi anak dengan alam dan minimnya program eksplorasi lingkungan alam sekitar di PAUD masih jarang diteliti. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan eksplorasi konsep lingkungan hidup di lingkungan alam sekitar pada anak usia dini melalui pendekatan bermain dan eksplorasi. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan observasi partisipatif terhadap 15 anak usia 5–6 tahun selama delapan minggu. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan anekdotal, lalu dianalisis mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan kemampuan observasi anak meningkat dari global ke analitis-hipotetis, pengetahuan komponen lingkungan meluas dari 2–3 menjadi 7–8 komponen dengan pemahaman keterkaitan ekologis, serta keterampilan interaksi berkembang pada kemandirian motorik, inkuiri kritis, kerja sama, dan sikap peduli lingkungan. Variasi individual teramati pada tiga anak yang memerlukan prompting lebih panjang. Implikasi menegaskan perlunya integrasi pembelajaran berbasis alam dalam kurikulum PAUD, pemanfaatan potensi geografis lokal, dan kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Copyrights © 2026