p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Public Health Journal
Akira Kesya, Cut Renaya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kerangka Hukum dan Regulasi Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia: A Narrative Review Akira Kesya, Cut Renaya; Saputra, Irwan
Public Health Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/qgqh8z97

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan mendorong peningkatan penggunaan sistem informasi kesehatan untuk mendukung pengelolaan sistem dan pengambilan keputusan berbasis bukti. Sistem ini memungkinkan integrasi data klinis, pemantauan layanan, serta evaluasi program kesehatan dalam kerangka sistem yang lebih luas. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti interoperabilitas, kualitas data, serta tata kelola. Penelitian ini menggunakan pendekatan narrative review untuk menelaah literatur mengenai sistem informasi kesehatan, tata kelola data, dan implementasinya. Pencarian dilakukan melalui PubMed dengan kata kunci terkait kesehatan digital. Seleksi judul dan abstrak menghasilkan 23 artikel ilmiah yang relevan, ditambah dokumen kebijakan dan regulasi di Indonesia. Analisis dilakukan dengan sintesis tematik untuk mengidentifikasi tema utama. Hasil menunjukkan bahwa sistem informasi kesehatan berperan penting dalam integrasi data, pemantauan layanan, dan mendukung kebijakan berbasis bukti. Pengembangan dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur, dukungan kebijakan, serta kapasitas sumber daya manusia. Tantangan yang muncul meliputi fragmentasi sistem, keterbatasan interoperabilitas, kualitas data, serta isu keamanan dan privasi. Penguatan integrasi sistem, penerapan standar interoperabilitas, dan tata kelola data yang lebih baik menjadi aspek penting dalam pengembangan sistem informasi kesehatan. Langkah ini dapat mendukung pemanfaatan data secara sistematis dalam pengelolaan sistem kesehatan dan perencanaan kebijakan berbasis data.
Strategi Efektivitas Biaya untuk Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Kesehatan Primer di Pusat Kesehatan Masyarakat: Literature Review Akira Kesya, Cut Renaya; Irwan Saputra
Public Health Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bpk8p102

Abstract

Layanan kesehatan primerberperan penting dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan masyarakat,namun keterbatasan sumber daya menuntut efisiensi. Pendekatan ekonomikesehatan, khususnya analisis cost-effectiveness, digunakan untuk mendukungkeputusan alokasi sumber daya. Tinjauan ini merangkum strategi berbasiscost-effectiveness yang dapat meningkatkan efisiensi layanan primer. Pencariandilakukan melalui PubMed dan Google Scholar untuk artikel 2014–2025 dengan katakunci terkait evaluasi ekonomi dan layanan primer. Sebanyak 16 artikel memenuhikriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Hasilmenunjukkan beberapa strategi utama: program preventif dan deteksi dinikonsisten cost-effective; intervensi digital seperti telemedicine menurunkanbiaya dan mengubah pola pemanfaatan layanan; optimalisasi tenaga kesehatanmelalui task shifting dan model kolaboratif menghasilkan penghematan; integrasilayanan, pengelolaan rujukan, serta manajemen operasional menunjukkan potensipeningkatan nilai ekonomi meski hasil antar studi bervariasi. Secara umum,intervensi ini memengaruhi pola pemanfaatan layanan dan berpotensi mengurangipenggunaan layanan berbiaya tinggi. Strategi berbasis cost-effectiveness,terutama intervensi preventif, digital health, dan optimalisasi tenagakesehatan, berpotensi meningkatkan efisiensi layanan primer. Pendekatan ekonomikesehatan mendukung alokasi sumber daya lebih optimal di fasilitas tingkatpertama, termasuk Puskesmas. Namun, variasi konteks implementasi danketerbatasan bukti jangka panjang menegaskan perlunya evaluasi lebih lanjut.