Hapit Surya Putra, Barep
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN POJOK BACA DALAM MENUMBUHKAN LITERASI DAN MINAT MEMBACA SISWA KELAS 2 SD NEGERI BANYUYOSO Andriyani, Fina; Ratnaningsih, Arum; Hapit Surya Putra, Barep
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan peran pojok baca dalam menumbuhkan literasi membaca siswa kelas 2 SD Negeri Banyuyoso, 2) Mendeskripsikan peran pojok baca dalam menumbuhkan minat membaca siswa kelas 2 SD Negeri Banyuyoso, 3) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat pemanfaatan pojok baca di SD Negeri Banyuyoso. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru kelas 2 dan 10 siswa kelas 2. Teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Analisis data melalui tahap pengumpulan data, resuksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pojok baca berperan dalam menumbuhkan literasi membaca siswa, dengan hasil menunjukkan 2 siswa dari 10 siswa masuk kategori mulai berkembang, 7 siswa masuk kategori berkembang sesuai harapan, dan 1 siswa masuk kategori sangat berkembang. 2) Pojok baca berperan dalam meningkatkan minat membaca siswa, dengan hasil menunjukkan 2 siswa dari 10 siswa masuk kategori mulai berkembang, 7 siswa masuk kategori berkembang sesuai harapan, dan 1 siswa masuk kategori sangat berkembang. 3) Faktor pendukung pemanfaatan pojok baca meliputi dukungan guru, antusiasme siswa, dan ketersediaan bahan bacaan buku pelajaran dan cerita bergambar. Faktor penghambat meliputi kurangnya kesadaran siswa dalam menjaga buku, penataan pojok baca belum maksimal, serta kondisi kelas yang kurang kondusif. Berdasarkan hasil penelitian, pojok baca dapat menjadi sarana yang efektif dalam menumbuhkan literasi dan minat membaca siswa sejak dini.