Kamila, Farah Maulidiya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DI TIMUR TENGAH BERDASARKAN HUKUM ISLAM Derek, Stefani Valentina Putri; Kamila, Farah Maulidiya; Audita, Sindy; Arifah, Siti Nurul; Wenda, Delo; Wijaya, Tri Abdi; Triwahyuni, Eges
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9970

Abstract

This study aims to examine the dynamics of women's leadership in the Middle East from the perspective of Islamic law by highlighting the interplay between historical, normative, and social dimensions. This research employs a qualitative approach through library research, utilizing relevant academic sources analyzed using content analysis techniques. The findings indicate that women's leadership in Islam is not rigid but evolves contextually in response to socio-political conditions. Historically, women have had opportunities to assume leadership roles under certain circumstances, while normatively, scholars hold diverse interpretations regarding its legitimacy. Socio-cultural factors, particularly patriarchal values, remain significant barriers to women’s leadership. Nevertheless, contemporary developments demonstrate increasing female participation in public spheres, supported by individual competence and shifting societal perspectives. This study concludes that women's leadership in Islam should be understood through an integrative framework that considers public benefit, justice, and ongoing social transformation. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika kepemimpinan perempuan di kawasan Timur Tengah dalam perspektif hukum Islam dengan menekankan keterkaitan antara aspek historis, normatif, dan sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan dalam Islam tidak bersifat statis, melainkan berkembang secara kontekstual sesuai dengan kondisi sosial dan politik. Secara historis, perempuan memiliki peluang untuk memegang kekuasaan dalam situasi tertentu, sementara dalam aspek normatif terdapat perbedaan interpretasi di kalangan ulama mengenai legitimasi kepemimpinan perempuan. Di sisi lain, faktor sosial budaya seperti dominasi nilai patriarki masih menjadi kendala dalam implementasinya. Namun demikian, perkembangan kontemporer memperlihatkan peningkatan partisipasi perempuan dalam ruang publik yang didukung oleh kompetensi individu dan perubahan paradigma masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan dalam Islam perlu dipahami secara integratif dengan mempertimbangkan prinsip kemaslahatan, keadilan, serta dinamika sosial yang terus berkembang.