Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN FORMULASI PAKAN DAN BIOSEKURITI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PETERNAK DALAM UPAYA MENGOPTIMALKAN PRODUKTIVITAS AYAM PETELUR DI DESA TEGALSARI Ririn Angriani; Purnama Edy Santosa; Etha Azizah Hasiib; ZalfaAlfiani; Heri Hermawan; Stefanus Ryan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v10i1.681

Abstract

Peningkatan keterampilan peternak menjadi aspek penting dalam mendukung produktivitas peternakan. Kelompok Tani Ternak Berkah Jaya merupakan mitra pengabdian kepada masyarakat unggulan di Desa Tegalsari dan memiliki mata pencaharian yaitu beternak ayam petelur. Permasalahan utama yang dihadapi peternak ayam petelur di Desa Tegalsari adalah fluktuasi harga dan keterbatasan ketersediaan pakan, serta rendahnya pengetahuan mengenai teknik formulasi pakan. Selain itu, biosekuriti juga masih belum diterapkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peternak dalam manajemen pakan dan biosekuriti pada ayam petelur. Peningkatan keterampilan peternak ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ternak, sehingga terwujudnya kemandirian pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, tahapan kegiatan yang berisi sosialisasi, diskusi, dan pelatihan, serta tahapan terakhir yaitu evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta pengabdian kepada masyarakat unggulan sebesar 65% untuk manajemen pakan dan 71% untuk manajemen biosekuriti. Selain itu, hen day production pada salah satu mitra pengabdian mencapai 90,34%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat unggulan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak terkait biosekuriti dan formulasi pakan. Kegiatan ini juga berhasil mendorong kemandirian peternak dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan hewani di tingkat lokal yang akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.