Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Remaja Generasi Sehat dan Produktif Melalui Posyandu Remaja Atik, Setiawan; Reny Tri, Febriani
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i1.8270

Abstract

Meningkatnya kasus penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia menunjukkan transisi epidemiologi, terkhusus penyakit kronis degeneratif. Pelaksanaan Program GERMAS dan posbindu dapat dilakukan untuk mencegah PTM. Posyandu Remaja merupakan inovasi layanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku sehat remaja melalui kegiatan edukatif, preventif, dan promotif. Kunjungan ke Posyandu Remaja mendukung penerapan program CERDIK dengan edukasi dan pemeriksaan kesehatan rutin, sehingga remaja terbiasa melakukan cek kesehatan berkala dan menerapkan gaya hidup sehat.Kunjungan posyandu remaja yang masih minim menjadikan sasaran posyandu remaja tidak memenuhi target. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan peran posyandu remaja sebagai upaya pencegahan PTM melalui peningkatan pengetahuan dan partisipasi remaja. Populasi penelitian adalah remaja usia 10-19 tahun di Posyandu Cepiring 2, Kelurahan Landungsari, wilayah kerja Puskesmas DAU, dengan 36 remaja sebagai sampel. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan media leaflet. Kuesioner pre dan post test dipakai untuk ukur pengetahuan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja setelah intervensi, yang mendukung peningkatan partisipasi aktif dalam kegiatan posyandu remaja dan pembentukan kader remaja melalui pendekatan teman sebaya. Pengembangan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi remaja dalam upaya pencegahan PTM dan menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran hidup sehat di kalangan remaja.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Sebagai Strategi Pencegahan Seks Bebas Atik, Setiawan; Siswanti, Siswanti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i1.8336

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam menunjang kualitas kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta berperan dalam pencegahan perilaku seksual berisiko seperti seks bebas dan kehamilan di luar nikah. Permasalahan rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi masih menjadi tantangan, khususnya di lingkungan sekolah yang belum optimal dalam pelaksanaan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan reproduksi dan bahaya seks bebas melalui kegiatan penyuluhan. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Tuyutan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan disertai diskusi dan tanya jawab dengan media leaflet dan video edukatif. Pre-test dan post-test digunakan untuk menilai pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan. Kegiatan ini diikuti oleh 36 siswa, terdiri dari 21 siswa perempuan (58,4%) dan 15 siswa laki-laki (41,6%). Menurut hasil pre-test, sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang (63,8%). Setelah diberikan penyuluhan, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan, dengan kategori pengetahuan cukup sebesar 38,9% dan kategori baik meningkat menjadi 27,8%, sementara kategori kurang menurun menjadi 33,3%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi dan bahaya seks bebas efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Diharapkan upaya ini akan membantu mencegah perilaku seksual berisiko pada remaja serta mendorong penguatan peran sekolah dan UKS dalam edukasi kesehatan reproduksi secara berkelanjutan.