Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI EDUKASI JENIS PELAYANAN ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER GUNA MENINGKATKAN KESEHATAN ANAK Wijayanti, Heny Noor; Setyaningsih, Dewi; Novika, Almira Gitta; Wahyuningsih, Melania; Susanti, Santi; Boka, Yurita; Dila Apriyani N, Dila
Jurnal Pengabdian Dharma Bakti VOL 9, NO 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekarang ini terapi komplementer telah terbukti dapat mendukung untuk mempermudah dalam masa kehamilan, persalinan, nifas, serta perkembangan bayi baru lahir dan anak-anak menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Yoga prenatal, akupresuare, aromaterapi, yoga anak, baby massage atau pijat bayi dan perawatan kebidanan komplementer lainnya data digunakan untuk ibu dan anak. Namun, banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang pelayanan asuhan kebidanan komplementer. komplementer ini dikenal dengan terapi tradisional yang digabungkan dalam pengobatan modern. Dalam rangka meningkatkan kesehatan, diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi para ibu tentang berbagai bentuk layanan asuhan kebidanan komplementer untuk anak-anak. Kegiatan ini dilakukan secara langsung di Dusun Pondok Desa Selomartani Kec Kalasan Kab. Sleman Yogyakarta pada bulan Agustus 2024, dimana metode yang digunakan melalui ceramah dan diskusi. Dalam kegiatan edukasi ini yang ikut berpartisipasi ada sebanyak 20 peserta ibu yang mempunyai baduta usia 0-24 bulan, kader posyandu dan ibu dukuh. Dari hasil yang didapatkan bahwa nilai rata-rata meningkat dari 75 pada pre-test menjadi 91 saat post-test menunjukkan kegiatan ini berhasil dan pengetahuan ibu-ibu termasuk dalam kategori pengetahuan yang baik. Para ibu baduta ini sangat antusias dan puas untuk mengikuti kegiatan edukasi tersebut. Dalam kegiatan edukasi ini menjadikan pengetahuan dan pemahaman ibu baduta meningkat tentang jenis pelayanan asuhan kebidanan komplementer pada anak, sehingga diharapakan perlu adanya kontribusi tenaga kesehatan yang dapat menginformasikan tentang kesehatan layanan kebidanan komplementer yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.