Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS POTENSI BENCANA BANJIR DENGAN DATA CURAH HUJAN DI KECAMATAN BANGGAE TIMUR KABUPATEN MAJENE Muh. Ryan Pratama; Syamsul Fahri; Afrinaldy Andara; Ainun Jariah Hilal Anshary; Andi Subhan Nur
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v11i02.5114

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologis yang sering terjadi dan berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat di Kecamatan Banggae Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bencana banjir berdasarkan data curah hujan serta karakteristik wilayah yang berpengaruh terhadap terjadinya genangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis hidrologi untuk memperoleh debit banjir rencana, yang kemudian dimodelkan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS 2D serta diolah secara spasial menggunakan ArcGIS Pro. Data curah hujan harian maksimum tahun 2005–2024 digunakan sebagai dasar analisis untuk menentukan intensitas hujan dan potensi limpasan permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan di Kecamatan Banggae Timur memiliki intensitas yang cukup tinggi, sehingga berkontribusi pada peningkatan risiko banjir. Pemodelan banjir menghasilkan peta potensi banjir yang menunjukkan variasi ketinggian genangan dengan luasan terdampak terbesar berada pada ketinggian < 1 meter, yaitu 313,23 Ha, sedangkan genangan > 6 meter memiliki luasan paling kecil, yaitu 0,03 Ha. Temuan ini menegaskan bahwa kondisi topografi dan pola aliran permukaan berpengaruh signifikan terhadap persebaran genangan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam penyusunan strategi mitigasi dan perencanaan tata ruang wilayah yang lebih adaptif terhadap risiko banjir.
A REVIEW OF RETAINING WALL DESIGN AS LANDSLIDE MITIGATE MEASURE ROAD SECTION OF BANGGAI LAUT REGENCY DESA LAMPA : TINJAUAN PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA LONGSOR PADA RUAS JALAN KABUPATEN BANGGAI LAUT DESA LAMPA Fahri, Syamsul Fahri; Michail Amin; Muh. Ryan Pratama; Afrinaldy Andara
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 12 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v12i01.5543

Abstract

Dinding penahan tanah merupakan salah satu elemen struktur yang berfungsi menahan tekanan tanah lateral agar tidak terjadi longsoran pada lereng atau timbunan. Peneltian ini bertujuan untuk meninjau dan mengevaluasi perencanaan dinding penahan tanah yang dianalisis dengan menggunakan tipe counterfort berdasarkan standar ACI 318-19 terhadap beton bertulang dengan bantuan program ASDIP retain. Parameter yang dianalisis meliputi stabilitas guling dan kapasitas geser dari dinding penahan tanah tipe Counterfort. Metode analisis dilakukan dengan memasukkan data geometri struktur, parameter tanah. Serta kondisi pembebanan kedalam program ASDIP retain v.5.5.3.3. Hasil analisis menunjukkan  bahwa desain dinding penahan tanah tipe counterfort dengan tinggi 9,30 m, memenuhi persyaratan stabilitas terhadap guling dengan faktor keamanan sebesar 2,00>1,5. Momen penahan lebih besar dibandingkan dengan momen pengguling sehingga struktur aman pada kondisi pembebanan yang ditinjau. Hasil analisis desain Heel mampu menahan gaya geser sebesar 131,8 kN/m dengan kapasitas geser pada beton sebesar 196,1 kN/m dan hasil analisis desain Toe mampu menahan gaya geser sebesar 181,3 kN/m dimana dari kedua kapasitas geser tersebut masih berada dibawah maksimum kapasitas geser beton. Secara keseluruhan hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua elemen struktur berada dalam kondisi aman dengan status memenuhi persyaratan desain. Dengan demikian, desain dinding penahan tanah tipe counterfort yang dianalisis telah memenuhi kriteria stabilitas dan kekuatan struktur serta efisien dalam penggunaan material.
Pengaruh Penggunaan Abu Sekam Padi sebagai Substitusi Semen terhadap Beton : Kinerja Mekanik dan Durabilitas Michail Amin; Arhan; Herni Suryani; Syamsul Fahri; Sainuddin; Risma Nofianti Idris
Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 2 (2026): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abu sekam padi adalah limbah hasil pembakaran batu bata yang hingga kini masih kurang dimanfaatkan untuk kegunaan yang lebih bermanfaat. Limbah tersebut dapat digunakan sebagai pengganti untuk mengurangi sebagian penggunaan semen dalam campuran beton. Penelitian ini dimaksudkan untuk meninjau pengaruh abu sekam padi (ASP) sebagai subtitusi sebagian semen dalam campuran beton khususnya dalam hal sifat mekanik dan daya tahan. Penelitian eksperimental ini dilakukan dengan tiga jenis campuran yaitu : 0% abu sekam padi, presentase 10% subtitusi, dan 20% subtitusi ASP. Pengujian kekuatan tekan dilakukan pada usia 7, 28, dan 91 hari, penyerapan air pada usia 28 dan 91 hari, serta half-cell potencial untuk meninjau kemampuan korosi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa beton dengan substitusi ASP sebesar 10% menghasilkan kinerja paling baik dengan kuat tekan sebesar 25,43 MPa pada hari ke 28, sedangkan untuk beton tanpa ASP diperoleh kuat tekan sbeesar 23,31 MPa. Untuk penyerapan air variasi 10% juga menunjukkan nilai terendah dan paling stabil yaitu sebesar 4,41% pada kedua usia 28 dan 91 hari, sedangkan ASP dengan presentas 20% mengurangi kemampuan beton menahan gaya tekan ke angka 11,47 MPa dan menaikkan kemampuan absorpsi ke angka 11,63%. Untuk HCP memperlihatkan masing-masing pencampuran yang dilakukan memiliki resiko korosi yang rendah setelah  mencapai usia 91 hari, dengan 10% subtitusi ASP yang memperlihatkan kinerja yang terbaik. Penelitian ini menunjukkan bahwa subtitusi 10% ASP ke dalam campuran beton dapat menjadi alternatif yang layak dalam pembuatan beton berkualitas yang ramah terhadap lingkungan
Kesiapsiagaan Infrastruktur Permukiman Terhadap Ancaman Gempa Bumi di Sulawesi Barat Berdasarkan Kajian Literatur Syamsul Fahri
Jurnal Teknik Sipil (JUTSI) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil (JUTSI)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia telah menjadi sorotan dunia dalam dalam kurun 20 tahun terakhir, karena bencana alam yang menghancurkan, khususnya gempa bumi yang menyebabkan hilangnya nyawa dan harta dalam jumlah besar. Sejarah kegempaan yang terjadi diwilayah Sulawesi Barat dari tahun 1969, 1984, dan tahun 2021 menimbulkan pernyataan serius bahwa wilayah Sulawesi Barat dihadapkan akan adanya bahaya seismik dimasa mendatang. Kesiapsiagaan infrastruktur permukiman tahan gempa di Sulawesi Barat bukan hanya tugas pembelajar teknik sipil, melainkan upaya kolektif. Data empiris kegempaan (sumber patahan dan besaran guncangan gempa) harus dijadikan acuan baku dalam penyusunan standar bangunan dan tata ruang selain dari SNI atau Pusgen data PU. Disaat yang sama, standar teknis juga harus diturunkan menjadi panduan aplikatif yang disosialisasikan secara masif kepada masyarakat dan pekerja konstruksi lokal melalui pendekatan budaya dan komunikasi yang tepat sasaran. Kolaborasi sains, rekayasa infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat adalah kunci mewujudkan Sulawesi Barat yang tangguh terhadap bahaya seismik mendatang.