Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Antarpribadi Individu Fatherless dengan Teman Sebaya Nurohayati, Elis; Larasati, Tsania Nurizka; Malela, Muhammad Riziq; Triwardhani, Ike Junita
Sulawesi Tenggara Educational Journal Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v6i1.1465

Abstract

Fenomena ketidakhadiran ayah (fatherless) menjadi isu sosial yang memengaruhi perkembangan emosional, kepercayaan diri, serta pola komunikasi individu, khususnya dalam konteks kehidupan santri di pondok pesantren yang memiliki dinamika sosial kolektif. Fatherless merupakan kondisi ketika individu tumbuh tanpa kehadiran atau keterlibatan ayah, baik secara fisik maupun emosional, yang berdampak pada proses pembentukan relasi interpersonal.Dalam konteks pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama, interaksi sosial yang intens dengan teman sebaya menjadi ruang penting dalam menggantikan sebagian fungsi dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik komunikasi antarpribadi individu fatherless dengan teman sebaya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap informan yang memiliki pengalaman fatherless. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakhadiran ayah memengaruhi keterbukaan, kepercayaan, dan pengelolaan emosi, namun individu tetap mampu membangun komunikasi yang adaptif melalui hubungan dengan teman sebaya. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa teman sebaya berperan sebagai sistem dukungan sosial yang membantu individu fatherless mengembangkan komunikasi yang lebih efektif dan stabil secara emosional. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas konteks kajian serta melibatkan informan yang lebih beragam agar memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Strategi Kedekatan Emosional Host Live Lozy Hijab di TikTok: Analisis Gaya Komunikasi Panggilan ‘Beb, Sayang, Cinta’ dan Loyalitas Konsumen Nadhila Zulfa Khairani; Larasati, Tsania Nurizka
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v5i2.6060

Abstract

The phenomenon of using emotional greetings such as “beb,” “sayang,” and “cinta” by the host of Lozy Hijab's live stream on TikTok reflects interpersonal communication practices that are deliberately constructed to create closeness with the audience. This communication style is evident in the choice of words, intonation, expressions, and the host's responses to audience comments, resulting in a friendly, warm, and personal atmosphere of interaction. The approach used is a qualitative method with a focus on case studies to analyze the emotional closeness strategy of the Lozy Hijab live host with the communication style of “beb, sayang, cinta” and consumer loyalty. Data was collected through interviews, observation, and documentation, with in-depth interviews applied in the research being conducted by the researcher. The data analysis methods used included data reduction, comprehension, and interpretation. In addition, the data was also validated through the use of technique triangulation and source triangulation. The results of this study show that the use of emotional greetings such as “beb,” “sayang,” and “cinta” is not just a spontaneous communication style, but has developed into an emotional closeness strategy that serves to build interpersonal relationships between live hosts and viewers. The emotional communication style used by Lozy Hijab hosts not only builds closeness, but also has a direct impact on consumer loyalty and increased sales.