Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perkembangan Ekonomi Masyarakat Di Desa Siduwonge Kecamatan Randangan Kabupaten Pohuwato Mohi, Sofyan; Manay, Helman; Malae, Andris K.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7564

Abstract

Perkembangan ekonomi desa merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa sebagai unit pemerintahan terkecil memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi melalui pemanfaatan potensi sumber daya lokal yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ekonomi masyarakat Desa Siduwonge sejak terbentuknya desa pada tahun 2008 hingga saat ini, serta mengidentifikasi potensi dan kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan ekonomi desa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara sistematis untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perekonomian masyarakat Desa Siduwonge mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari waktu ke waktu. Hal ini ditandai dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta perdagangan kecil. Komoditas utama yang menjadi sumber penghasilan masyarakat adalah kelapa dan jagung yang diolah menjadi berbagai produk, seperti kopra. Selain itu, potensi ekonomi pesisir seperti perikanan dan produksi garam juga memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, serta membuka peluang usaha baru melalui pengolahan hasil laut dan pertanian. Meskipun demikian, dalam perkembangannya masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh masyarakat, seperti keterbatasan modal usaha, akses pasar yang belum optimal, serta rendahnya tingkat pengolahan hasil produksi. Hal ini menyebabkan potensi ekonomi yang dimiliki belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengembangan ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, serta dukungan pemerintah dalam bentuk kebijakan dan fasilitas yang memadai.