Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja, Organizational Behavior, dan Kompensasi terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Binjai Putri, Imelda Tryana; Sinurat, Elperida Juniarni; Nadapdap, Kristanty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh beban kerja, organizational behavior, dan kompensasi terhadap kinerja pegawai pada DPMPTSP Kota Binjai, baik secara parsial maupun simultan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana ketiga variabel independen tersebut memengaruhi tingkat kinerja pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai DPMPTSP Kota Binjai, dengan jumlah responden sebanyak 51 orang yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, yang berarti semakin tinggi beban kerja yang dirasakan, maka kinerja pegawai cenderung menurun. Sebaliknya, organizational behavior dan kompensasi masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, yang menunjukkan bahwa perilaku organisasi yang baik serta pemberian kompensasi yang layak mampu meningkatkan kinerja pegawai. Secara simultan, beban kerja, organizational behavior, dan kompensasi terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja pegawai. Oleh karena itu, instansi perlu mengelola beban kerja secara optimal serta meningkatkan kualitas perilaku organisasi dan sistem kompensasi guna mencapai kinerja pegawai yang maksimal.