Perkembangan e-commerce di Indonesia sebesar 59,3% dimana mereka melakukan pembelian secara online dalam satu minggu. Hal ini telah mengubah perilaku konsumen khususnya Generasi Z. Mereka lahir tahun 1997-2012 dikenal sebagai digital native memiliki intensitas belanja online tertinggi mencapai 35%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi dan pengetahuan produk terhadap keputusan pembelian pada pengguna TikTok Shop Generasi Z di Kabupaten Jember. Platform TikTok Shop semakin populer berkat konten video interaktif, namun kualitas informasi dan pengetahuan produk sering menjadi kendala dalam keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas informasi (X1) dan pengetahuan produk (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) pada pengguna TikTok Shop Generasi Z di Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif, data primer dari 130 responden (usia 18–21 tahun, pernah belanja di TikTok Shop) dengan kuesioner Likert dan dianalisis regresi linier berganda dengan SPSS 25, setelah uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas). Hasil menunjukkan kualitas informasi berpengaruh signifikan parsial (sig. 0,006; t=2,772 > 1,984), pengetahuan produk signifikan (sig. 0,000; t=5,251 > 1,984), dan simultan (F=25,310 > 3,07; sig. 0,000) dengan R²=28,5%. Model regresi: Y=21,062 + 0,278X1 + 0,637X2. Temuan ini menegaskan bahwa informasi akurat dan pemahaman produk mendalam mendorong keputusan rasional konsumen digital. Penelitian berkontribusi bagi pelaku bisnis TikTok Shop untuk optimalisasi strategi informasi dan edukasi produk guna meningkatkan konversi pembelian.