Fungsi eksekutif otak berperan penting dalam pengambilan keputusan, perencanaan, serta pengelolaan emosi. Penelitian ini berfokus pada analisis validitas, reliabilitas, dan korelasi alat ukur Psychological Assessment of Spiritual Health and Brain Function Screening (PASH BRAIN) terhadap fungsi eksekutif otak pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Distrik Navigasi Tipe B Tanjung Priok. Pengukuran fungsi eksekutif otak dalam hal pekerjaan penting untuk memahami kinerja kognitif ASN yang memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan dan orientasi jangka panjang. Tujuan: Studi ini dimaksudkan guna mengkaji validitas dan reliabilitas alat ukur PASH BRAIN serta mengkaji korelasi antara dimensi Fungsi Eksekutif Konvensional (FEK) dan Fungsi Eksekutif Transendental (FET) terhadap kinerja fungsi eksekutif otak ASN. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 50 Aparatur Sipil Negara di Kantor Distrik Navigasi Tipe B Tanjung Priok yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data mempergunakan angket kuesioner PASH BRAIN yang mengukur kedua dimensi fungsi eksekutif. Hasil: Hasil uji validitas mendapati bahwasanya keseluruhan item pada alat ukur PASH BRAIN memiliki korelasi yang signifikan dengan nilai r-hitung melebihi r-tabel pada kedua dimensi FEK dan FET. Uji reliabilitas mempergunakan cronbach's alpha mendapati hasil yang sangat baik dengan nilai tertinggi mencapai 0,932, mengindikasikan konsistensi internal yang tinggi. Selain itu, uji korelasi antara FEK dan FET menunjukkan hubungan positif yang kuat (r = 0,712), dengan hasil uji hipotesis yang signifikan secara statistik (t-hitung = 7,025 > t-tabel = 2,009), dan koefisien determinasi sebesar 50,7%, yang mengindikasikan bahwa sekitar setengah dari variasi performa fungsi eksekutif dapat dijelaskan oleh keterkaitan antara kedua dimensi tersebut. Kesimpulan: Alat ukur PASH BRAIN terbukti valid dan reliabel dalam mengukur fungsi eksekutif otak pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Distrik Navigasi Tipe B Tanjung Priok. Dimensi Fungsi Eksekutif Konvensional (FEK) dan Fungsi Eksekutif Transendental (FET) menunjukkan korelasi yang signifikan dan saling terkait dalam mempengaruhi kinerja fungsi eksekutif otak. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan instrumen penilaian fungsi eksekutif otak untuk populasi ASN, serta memperkaya pemahaman tentang hubungan antara kedua dimensi fungsi eksekutif ini dalam hal pekerjaan.