Filter By Year

1945 2024


Found 12 documents
Search PERILAKU PENCARIAN INFORMASI PEMUSTAKA

PERILAKU KEBUTUHAN INFORMASI TERHADAP PERILAKU PENCARIAN INFORMASI PEMUSTAKA DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BENGKULU Lailatus Sa'diyah; Dara Ocka Himalaya; Purwaka
Indonesian Journal of Library and Information Science Vol. 6 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Library and Information Science
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the influence of information needs on the information-seeking behavior of library users at the UPT Library of the University of Bengkulu. Information needs are crucial in the decision-making process, problem-solving, and knowledge development. The more actively individuals engage in information-seeking, the more significant their information needs become. This study aims to determine whether there is an influence of information needs on the information-seeking behavior of library users at the UPT Library of the University of Bengkulu. The research method used is quantitative, and the statistical analysis tool employed is SPSS 25.0. The population of this study consists of 41,944 individuals, with a sample size of 100 respondents determined using the Proportionate Stratified Random Sampling technique. Data were collected through questionnaires and documentation. The data were analyzed using the Pearson Product-Moment Correlation test. The results of the product-moment correlation test showed a value of 0.702 between the information needs variable and the information-seeking behavior of library users at the UPT Library of the University of Bengkulu, indicating a strong correlation. The results of the study show that there is a significant influence of information needs on the information-seeking behavior of library users, with a strong correlation (0.60-0.799). The data were also analyzed using the Coefficient of Determination (R²) test. Based on the coefficient of determination calculation, it was found that the influence of information needs is 49.1%, while the remaining 50.9% of the information-seeking behavior is influenced by other variables.
Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka Berdasarkan Metode Penelusuran Informasi Khulthau Fikri Aprialdi; Eka Nursah Pitri; Mifta Huljannah Sihombing; Umar Ariansyah Siregar; Franindya Purwaningtyas
Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 3 No 2 (2023): Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.332 KB) | DOI: 10.47467/dawatuna.v3i2.2863

Abstract

Information seeking behavior is all the activities of a person or group in searching, finding, and using all information. Information search occurs when someone is aware of their information needs and then that person will do various ways so that their information needs are achieved, usually after finding the source of information they are looking for, the information will be implemented through action. Especially for users who are the most frequent objects in need of information to carry out their activities both from their work and social environment. The purpose of this study was to determine the differences in the behavior of each user who came to the library to seek information in order to realize their information needs. Keyword : information seeking behavior
Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Katolik Musi Charitas Chatarina Eka Oktavilia
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 3 (2019): Jurnal TIARSIE 16.3 Edisi RITEKTRA IX
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.804 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i3.54

Abstract

Setiap pemustaka memiliki cara yang berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhannya. Perbedaan cara pemenuhan kebutuhan atau perilaku pemustaka berawal dari kesadaran pemustaka akan pencarian informasi yang dibutuhkan sehingga dapat membentuk perilaku yang berbeda-beda juga dalam proses pencarian informasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku pencarian informasi pemustaka menggunakan Model Ellis, kendala yang dialami pemustaka, dan pemanfaatan sebagai sarana pendukung perkuliahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis deskriptif. Populasi pada penelitian ini anggota aktif Perpustakaan UKMC sampai tahun 2018 sebanyak 1.979 pemustaka dan jumlah sampel sebanyak 98 responden. Hasil penelitian ini ada 3: pertama, perilaku pencarian informasi pemustaka Perpustakaan UKMC melakukan/mengikuti tahapan model Ellis meskipun ada tahapan jarang atau tidak selalu dilakukan, secara berturut-turut rata-rata nilai setiap tahapannya, yaitu starting 3,2 dan 2,8; chaining 3,1 dan 2,6; browsing 3,4 dan 2,4; differentiating 2,9 dan 2,7; monitoring 2,7 dan 2,8; extracting 2,8 dan 2,8; verifying 2,9 dan 3,1; ending 3,2 dan 3,1. Kedua, kendala yang dialami pemustaka adalah pada kategori koleksi dan fasilitas. Ketiga, pemanfaatan Perpustakaan UKMC sebagai pendukung perkuliahan:persentase pemanfaatan sebesar 76%.
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI PEMUSTAKA PERPUSTAKAAN PERTUNI DALAM MENGGUNAKAN JAWS SOFTWARE Amalia Nurma Dewi; Sri Ati
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.089 KB) | DOI: 10.14710/jip.v1i1.43-49

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku pencarian informasi pemustaka pertuni dalam memanfaatkan software JAWS sebagai media untuk mencari, menggunakan, dan mengelola informasi. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi nonpartisipan. Populasi dari penelitian ini adalah tujuh belas orang pemustaka Perpustakaan Pertuni . Untuk lebih memperjelas hasil penelitian, maka teknik pengolahan data dilakukan secara bertahap, mulai dari tahap pengumpulan, pengelompokan, reduksi, analisis, dan penyajian data.Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis diketahui bahwa informan memiliki pola pencarian informasi yang berbeda. Pola pencarian informan dibagi menjadi pola A dan pola B. Pola A meliputi initiation, differentiating, dan ending. Sementara untuk pola B meliputi initiation, searching, diferentiating, extracting, verifying, monitoring, dan presentating.Hambatan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah sulitnya mencari informan yang mengetahui dan menggunakan JAWS software
Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang Nurul Hayati; Diaz Mawar Sawitri
Buletin Al-Turas Vol 24, No 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.672 KB) | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7313

Abstract

This article is intended to investigate the users’ information seeking behaviour in Dinas Perpustakaan dan Arsip (Perpusip) Kabupaten Tangerang, based on Seven Pillars model. Data are collected by using questionnaire and observation. The result shows that based on Seven Pillars model, the information seeking behaviour of Perpusip Kabupaten Tangerang’s users is high. It can be seen by the indicator  mean score that gain 3,0 in Identify, Scope, Plan, Gather, Evaluate, Manage, and Present. Generally, the users’ information seeking behaviour in Perpusip Kabupaten Tangerang correspond with the indicators of Seven Pillars information literacy model. However, there are several indicators are needed to be increased, such as in Gather, Evaluate, and Present. In these indicators, many users still chose “sometimes” in answering the questions.---Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pencarian informasi pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Arsip (Perpusip) Kabupaten Tangerang berdasarkan model Seven Pillars. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencarian informasi pemustaka di Perpusip Kabupaten Tangerang berdasarkan model Seven Pillars tergolong tinggi. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata indikator yang mencapai 3,03, baik dari indikator Mengidentifikasi (Indentify), Cakupan (Scope), Rencana (Plan), Mengumpulkan (Gather), Evaluasi (Evaluate), Mengelola (Manage), dan Menyajikan (Present). Secara umum perilaku pencarian informasi pemustaka di Perpusip Kabupaten Tangerang sudah sesuai dengan indikator-indikator yang ada pada model literasi informasi Seven Pillars. Namun, di sisi lain masih ada beberapa indikator yang perlu mereka tingkatkan, diantaranya yaitu pada indikator Gather, Evaluate dan Present. Pada indikator-indikator tersebut masih banyak pemustaka yang menjawab kadang-kadang pada beberapa pernyataan yang disampaikan. DOI : 10.15408/bat.v24i1.7313
Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Penny Ismiati Iskak; Heryati Suryantini; Ayi Mugiarti
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 27, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v27n2.2018.p59-66

Abstract

Pengkajian di bidang perpustakaan dan informasi berperan penting dalam meningkatkan kinerja perpustakaan. Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) merupakan perpustakaan khusus di lingkup Kementerian Pertanian. Koleksi yang disediakan khusus bidang pertanian dan bidang lain yang terkait dengan pertanian dalam berbagai jenis dan format. Pemustaka yang memanfaatkan PUSTAKA adalah peneliti, penyuluh, karyawan, pengambil kebijakan, pengamat bidang pertanian, mahasiswa, dan pelajar. Mereka menggunakan informasi dalam bentuk tercetak dan elektronik. Semakin berkembangnya era digital, perilaku pencarian informasi pemustaka berubah. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan pemustaka mencari informasi di PUSTAKA, pemanfaatan sumber informasi, kesesuaian informasi yang diperoleh dengan kebutuhan informasi, kemutakhiran sumber informasi, dan kepuasan pemustaka Pengumpulan data dilakukan terhadap 86 responden melalui pengamatan di ruang baca dan wawancara terstruktur yang berpedoman pada kuesioner. Data dianalisis dengan perangkat lunak Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 20.0. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa sebagian besar pemustaka adalah pelajar dan mereka mencari informasi di PUSTAKA dengan tujuan untuk menyusun karya tulis ilmiah yang merupakan tugas dari sekolah. Sumber informasi tercetak lebih banyak digunakan dibandingkan media elektronis. Lebih dari separuh pemustaka yang datang ke PUSTAKA menyatakan sumber informasi yang digunakan memenuhi kebutuhan informasi mereka, mutakhir, dan penting. Mayoritas dari pemustaka menyatakan puas terhadap sumber informasi yang digunakan. Sementara lebih dari 20% pemustaka menyatakan sumber informasi yang digunakan belum sesuai dengan kebutuhan informasi, belum sepenuhnya mutakhir, dan belum memuaskan pemustaka. Oleh karena itu, PUSTAKA perlu melakukan evaluasi terhadap koleksi perpustakaan. Selain itu, perlu memerhatikan karakteristik pemustaka dan kebutuhan informasi dalam pengembangan koleksi.
Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka Arma, M. Arif; Nelisa, Malta
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 1, No 2 (2013): Seri A
Publisher : Program Studi Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan , Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.137 KB) | DOI: 10.24036/1087-0934

Abstract

This paper discusses about the behavior of information searcher in Public Library in Solok. (1) Describing how the behavior of information searcher in Public Library in Solok: (2) Describing how the availability of information in Public Library in Solok.This research uses qualitative and quantitative method by collecting the data through direct observing, and also direct interview with librarians. Further, the researcher also gives questioner to information searchers who come to Public Library in Solok. The data analysis is done descriptively. Based on the data analysis, it is concluded that; First, the behavior of information searchers can be seen the strategy used by the researcher. The source of information that is often used by visitors of the library is textbooks. The information searchers come to the library in order to do their paper or assignment, and also as a place to interact one another. Second, the availability of information is not enough. The visitors of the library stated that if the information is not found in Public Library in Solok, they will go to bookstores. The next is the using of additional equipments. In searching information in the library, most visitors will go directly to bookshelves and find the book by themselves. Keywords: Behavior; information searcher; user; library
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI DIGITAL NATIVE IAIN SURAKARTA (STUDI TERHADAP PEMUSTAKA FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH) Khoirul Maslahah
Jurnal IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Vol. 4 No. 1 (2019): Mei
Publisher : Ikatan Pustakawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1280.139 KB) | DOI: 10.1234/jurnal ipi.v4i1.65

Abstract

This research was conducted to find out how to digitally natively in finding information to fulfill their duties. The results of this study will provide a discourse for librarians to understand the character of users and to improve the quality of excellent service. The approach uses the Ellis, Cox and Hall information behavior model. This research use desciptive qualitative approach. The results of this study indicate that respondents prefer to go straight to the shelf without looking at the catalog first, using the internet as a companion information source. Respondents use the internet as a means to seek entertainment and social networking. The second respondent in the search for information on the use of the internet as an information source is more dominant than the library.
Perilaku Pencarian Informasi oleh pemustaka di Layanan Sirkulasi Perpustakaan Universitas Sumatera Utara Nurhayati Gultom; Khoirunnisaa Khoirunnisaa; Nursyahada Sinaga; Sopa Rosa Lubis; Franindya Purwaningtyas
Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 3 No 1 (2023): Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.59 KB) | DOI: 10.47467/dawatuna.v3i1.2586

Abstract

This study aims to determine information search behavior by users in the service circulation of the University of North Sumatra Library. The method used in this research is descriptive qualitative. The data collection technique used in this research is observation. This study took the subject of the library users as informants and the object of research was information seeking behavior in the circulation of the University of North Sumatra Library. most of the visitors to the library are for the purpose of seeking information, only a small portion is for reading, thus giving rise to several possibilities for library visitors, such as; Some visitors come to the library for the purpose of information, reading and meditation. The information we get actually comes from a process of producing information. This is called information discovery theory, starting with: Initiation, formulation, exploration, formulation, collection, presentation. Human behavior in information sources and channels, including active and passive information seeking and use. Keywords: behavior, information search, library circulation
Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka (Generasi Baby Boomers) Menggunakan Teori David Ellis Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara Muhammad Nuh Nasution; Sakti Ritonga; Franindya Purwaningtyas
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Februari-Mei 2023
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v3i1.338

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perilaku pencaraian informasi pemustaka Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku pencarian informasi di perpustakaan Daerah Sumatera Utara serta kendala yang dihadapi ketika mencari informasi. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi tindakan, dan lain sebagainya. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini yang menjadi informasi adalah mahasiswa, peneliti, dan masyarakat (para pengunjung) di perpustakaan daerah Sumatera Utara yang aktif berkunjung ke perpustakaan sebanyak 11 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perilaku pencarian informasi diperpustakan daerah Sumatera Utara pada awalnya sadar butuh sebuah informasi karena mendapatkan tugas dari kampus dan guru, kemudian mereka terdorong untuk mencari informasi ke perpustakaan dengan mencatat terlebih dahulu di dalam buku kecil informasi yang akan mereka cari untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan.

Page 1 of 2 | Total Record : 12