Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Kemampuan representasi matematik yang lebih tinggi antara siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran Problem Posing dengan siswa yang diajardengan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Kendari yang terdiri dari 11 kelas paralel dengan jumlah 402 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian dilakukan secara simple random sampling. Teknikpengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa lembar observasi dan tes kemampuan representasi matematik berbentuk tes uraian. Teknik analisis data menggunakan statistikdeskriptif dan statistik inferensial. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata kemampuan representasi matematik siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran Problem Posing lebih tinggi daripada rata-rata kemampuan representasi matematik siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Hal ini berarti bahwa pendekatan pembelajaran Problem Posing mempunyai pengaruh terhadap kemampuan representasi matematik siswa kelas VII SMP Negeri 9Kendari, khususnya pada materi Segiempat. Kata Kunci: problem posing; representasi matematik; konvensional
Copyrights © 2014