Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kulisusu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik random class. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen berupa lembar observasi dan tes hasil belajar matematika siswa berbentuk tes uraian. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa: (1)Ketercapaian pembelajaran oleh guru selama 5 pertemuan berturut turut adalah 68,42%, 73,68%, 89,47%, 94,74%, dan 100% sedangkan keaktifan siswa selama 5 pertemuan berturut-turut adalah 57,81%, 64,06%, 70,31%, 73,31%, dan 78,13%, (2)Hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kulisusu sebelum diajar dengan model pembelajaran probing prompting materi SPLDV memiliki nilai rata-rata 52,06 sedangkan setelah diajar dengan model pembelajaran probing prompting materi himpunan memiliki nilai rata-rata 74,47 (3)Hasil uji-t diperoleh thitung =19,811 > ttabel =2,1199, Ho ditolak berarti terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran probing prompting terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kulisusu.
Copyrights © 2017