Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja)
Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah MITSU

PENGARUH DEBIT AIR TEHADAP POLA TATA TANAM PADA BAKU SAWAH DI DAERAH IRIGASI KEBONAGUNG KABUPATEN SUMENEP

Cholilul Chahayati (Dosen Tetap Fakultas Teknik Universitas Wiraraja Sumenep)
Sutrisno Sutrisno (Dosen Tetap Fakultas Teknik Universitas Wiraraja Sumenep)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2014

Abstract

Pemberian air irigasi ini harus dilakukan dengan tepat agar tanaman yang ada mendapatkan air yang cukup. Ketersediaan debit air untuk irigasi sangat dipengaruhi oleh musim. Ketidaksesuaian debit air yang dibutuhkan dengan debit yang tersedia diakibatkan oleh terjadinya penyimpangan-penyimpangan pelaksanaan tata tanam  di lapangan yang tidak sesuai dengan rencana luasa tanam yang diusulkan. Sehingga secara tidak langsung mengakibatkan tidak maksimalnya keuntungan hasil panen dari lahan pertanian yang ada. beberapa masalah, yaitu: berapa debit andalan yang ada pada Dam Irigasi Kebonagung?,Berapa kebutuhan debit air irigasi yang diperlukan untuk setiap jenis tanaman yang dibudidayakan berdasarkan pola tanam?,Berapa luas tanam lahan teknis optimum disaat pergantian musim yang didapat dari hasil optimasi?.untuk menyelesaikan permasalahan harus menganalisa tentang Evaporasi, Transpirasi, Evapotranspirasi, Evapotranspirasi, Analisis Curah Hujan, Uji Konsistensi Data Curah Hujan, Kebutuhan Air Untuk Penyiapan Lahan, Perkolasi, Debit Andalan, Koefisien Tanaman, Berdasarkan hasil analisa data dengan metode Weibull diperoleh debit andalan Dam Parsanga dengan nilai debit tertinggi sebesar 1,380 m3/dt dan nilai debit terendah sebesar 0,050 m3/dt . Besar kebutuhan air irigasi yang diperlukan untuk masing-masing jenis tanaman yang dibudidayakan di DI Kebonagung berdasarkan pola tanam terdapat pada Sekunder Kanan dan Sekunder Kiri.Pada Sekunder Kanan terpilih Pola Tata Tanam Alternatif III luas tanam optimum untuk musim tanam I seluas 310 Ha, pada musim tanam II seluas 310 Ha dan musim tanam III seluas 236,157 Ha. Pada musim tanam III luas lahan yang ditanami tidak bisa maksimum karena terjadi kekurangan air. Pada Sekunder Kiri terpilih Pola Tata Tanam Alternatif III luas tanam optimum untuk musim tanam I seluas 338 Ha dan musim tanam III seluas 257,488 Ha. Pada musim tanam III luas lahan yang ditanami tidak bisa maksimum karena terjadi kekurangan air. Kata kunci        :  debit air, daerah irigasi.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

FT

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Decision Sciences, Operations Research & Management Engineering Environmental Science Transportation

Description

Jurnal Ilmiah MITSU ISSN 2339-0719 adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu teknik. Artikel-artikel yang dipublikasikan di jurnal Teknik meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru ...