Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan
Vol 18, No 1 (2019): KETENAGALISTRIKAN DAN ENERGI TERBARUKAN

PEMANFAATAN PANAS BUANG PLTG PESANGGARAN BALI UNTUK PENDINGIN RUANGAN MENGGUNAKAN ABSORPTION CHILLER

Suntoro, Dedi (Unknown)
Konitat, Nina (Unknown)
Ahadi, Khalif (Unknown)
Dharma Susila, I Made Agus (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2019

Abstract

Efisiensi termal Pembangkit Listrik Tenaga gas (PLTG) terbilang rendah karena sebagian besar panasnya terbuang lewat gas buang. Panas buang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk pendingin ruangan dengan suatu sistem yang disebut absorption chiller (chiller absorpsi). Pada tulisan ini akan dibahas identifikasi potensi sisa panas dari gas buang PLTG Pesanggaran, PT. Indonesia Power - Unit Pembangkitan dan Jasa Pembangkitan (UPJP) Bali, serta menentukan kapasitas dan konfigurasi chiller absorpsi yang akan digunakan sebagai pendingin ruangan untuk gedung di sekitar PLTG. Metoda yang dilakukan adalah dengan melakukan analisis kesetimbangan massa dan energi sistem pendingin gedung menggunakan absorption chiller dengan bantuan software Engineering Equation Softwaree (EES). Analisis dilakukan dengan dua scenario, skenario 1 adalah saat beban pendinginan 24 jam yaitu 912,54 kW dan skenario 2 adalah saat beban pendinginan pada pukul 07.00-17.00 yaitu 565,97 kW. Berdasarkan hasil perhitungan, untuk skenario 1 dibutuhkan 2 unit chiller absorpsi masing-masing dengan kapasitas pendinginan 1476 kW yang mampu memanfaatkan panas buang sebesar 1.917kW termal atau 3,1% dan untuk skenario 2 dibutuhkan 2 unit chiller absorpsi masing-masing dengan kapasitas pendinginan 824 kW yang mampu memanfaatkan panas buang sebesar 1.071kW termal atau 3,9%. 

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

ket

Publisher

Subject

Electrical & Electronics Engineering Energy

Description

Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan merupakan jurnal ilmiah yang berisi hasil penelitian/kajian dibidang ketenagalistrikan, energi baru, terbarukan, dan konservasi energi. Diterbitkan melalui proses review oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, ...