Abstrak: Tari Seudati Inong adalah tarian suku Aceh, yang biasanya dilakukan untuk merayakan peristiwa penting dalam adat. Puisi dalam tari Seudati menggunakan bahasa Arab dan Gayo. Selain itu, tarian ini biasanya diperlihatkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad. Nama tarian "Seudati Inong" diperoleh dari salah satu ulama besar NAD. Seudati Inong dance atau sering disebut Seribu Tangan Tangan atau Tari Seribu Tangan adalah salah satu media untuk pencapaian pesan, yang disebut dakwah. Tarian ini mencerminkan pendidikan agama, tata krama, kepahlawanan, kekompakan dan juga kebersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna simbol dari tari Seudati Inong. Bentuk tarian ini terlihat dari gerakan, pola lantai, pakaian dan miring. Kemudian untuk melihat makna simbol yang terkandung dalam Seudati Inong Dance dapat dilihat dari benda-benda material, tindakan dan ucapan. Basis teror adalah deskripsi teori sebagai dasar untuk melaksanakan penelitian. Teori dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk semiotik, dari Roland Barthes. Key Word: Aceh, seudati, dance, semiotik, kode
Copyrights © 2019