Tingginya angka kematian di Indonesia yang disebabkan oleh diabetes mellitussebesar 4,2% pada kelompok umur 15-44 tahun di daerah perkotaan (Riset KesehatanDasar tahun 2018). Angka Kejadian DM di Kota Depok sendiri menempati urutankedua tertinggi setelah penyakit hipertensi sebesar 17% (Dinkes Kota Depok, 2016).Salah satu komplikasi kronik yang umum terjadi pada pasien dengan penyakit diabetesmelitus adalah diabetic foot ulcer (Prompers et al, 2008). Komplikasi ini dapatberujung pada amputasi akibat neuropati. Tindakan pencegahan dari komplikasitersebut diantaranya adalah edukasi kepada masyarakat terkait promotif dan preventifdengan melatih kader kesehatan yang merupakan pelayanan kesehatan pertama dimasyarakat tentang deteksi dini resiko diabetic foot ulcer. Tujuan dari kegiatanpengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dalammelakukan deteksi dini resiko neuropati pada pasien DM dengan metode kegiatanadalah memberikan materi pelatihan dan mensimulasikan cara mendeteksi resikoneuropati dan setiap peserta melakukan pemeriksaan deteksi dengan menggunakanmodul pelatihan yang sudah disiapkan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepadamasyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kader kesehatandalam mendeteksi resiko komplikasi penyakit DM yaitu neuropati perifer yang dapatmenyebabkan diabetic foot ulcer. Simpulan dari kegiatan ini adalah terjadinyapeningkatan pengetahun dan keterampilan pada kader kesehatan dalam mendeteksiresiko neuropati.
Copyrights © 2019