Pembuatan material feroelektrik Barium titanat (BaTiO3) berhasil dilakukan menggunakan metode solid state reaction (reaksi padatan). Barium carbonat (BaCO3) dan Titanium oksida (TiO2) dihomogenisasikan kemudian dipadatkan hingga berbentuk bulk. Sampel disintering pada temperatur 9000C dengan variasi waktu 5 dan 6 jam. Karakterisasi dilakukan dengan peralatan X-Ray Diffraction (XRD) Bruker D8 Advance bersumber radiasi Cu dengan panjang gelombang 1,54187 Å. Sampel dianalisa dengan International Commission Data Diffraction (ICDD) data base dan dilakukan penghalusan menggunakan metode Rietvield. Hasil analisa BaTiO3 pada waktu sintering 5 jam diperoleh nilai a dan b = 4,005895 serta nilai c = 4,030629. Nilai tetragonalitas 1,0061744, kristalinitas 94,50%, Full Width Half Maximum (FWHM) 0,2994 dan ukuran kristal 6,7243 nm. Waktu sintering 6 jam diperoleh nilai a dan b=4,000434 serta c= 4,021041, tetragonalitas 1,0051512, kristalinitas 79,91%, FWHM 0,26021 dan ukuran kristal 6,1207 nm.
Copyrights © 2015