Penguasaan lebih dari satu bahasa mengakibatkan terjadinya interferensi di antara bahasa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya interferensi bahasa Indonesia terhadap penguasaan belajar Bahasa Inggris siswa SD. Data dikumpulkan dari 33 orang siswa kelas 4 SD Bendogerit VI Blitar melalui lembar kerja tes bahasa Inggris yang diolah secara naratif-deskriptif kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa interferensi morfologis bahasa Inggris hanya ditemukan pada proses morfologis reduplikasi, sedangkan interferensi sintaksis dapat diidentifikasi dengan ketidakhadiran to be (is, are), ketidakhadiran artikel, dan keterbalikan pada susunan kata keterangan dalam tata kalimat bahasa Inggris.
Copyrights © 1996