Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model program pembelajaran bahasa anak tunarungu berdasarkan pendekatan komunikasi total yang dapat dilaksanakan oleh guru SLB bagian B secara efektif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat pengembangan. Sekolah latihan yang menjadi ajang ujicoba pengembangan adalah SLB Bagian B Try Out Pembakuan Isyarat Indonesia sebagai salah satu komponen komunikasi total. Hasilnya menunjukkan temuan bahwa model hipotetis yang dikembangkan ternyata cukup efektif untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja guru dan siswa sekolah tunarungu dalam proses pembelajaran bahasa.
Copyrights © 1997