Harmonia: Journal of Research and Education
Vol 4, No 2 (2003)

SIMBOL BARONG DALAM KEHIDUPAN SOSIAL­RELIGIUS UMAT HINDU DI BALI (The Barng Simbol in Sosial­Religius Life of Hindunist in Bali)

Astini, Siluh Made ( Staf Pengajar Jurusan Sendratasik FBS Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
06 Jul 2011

Abstract

Di Bali ada beberapa kesenian yang meanrik untuk diamati, lebih ­lbih p[ada seni pertunjukanya. Barong adalah salah satu seni pertunjukan yang sangat digemari oleh masyarakat Bali sendiri, turis­turis domestik, maupun turis­turis mancanegara yang datang ke Pulau Dewata.  Barong yang dipertunjukkan di tempat profan yang fungsinya hanya untuk menghibur para tamu merupakan barong yang tidak sakral. Barong yang disakralkan adalah barong yang dianggap sebagai pelindung masyarakat karena barong sendiri dianggap mempunyai kekuatan gaib yang terletak pada mata dan anggotanya. sakral tidaknya beberapa barong di Bali, tergantung dari proses pembuatannya. Di samping itu umumnya barong­barong yang telah disakralkan tempatnya selalu berada di tempat suci umat Hindu. Barong­barong yang ada di Bali banyak sekali bentuk dan jenisnya, diantaranya barong macan, barong bangkal, baron landung, danlain sebagainya.Kata Kunci :  Simbol Barong, Jenis­jenis Barong, dan Proses  Pembuatannya

Copyrights © 2003






Journal Info

Abbrev

harmonia

Publisher

Subject

Arts Education

Description

Harmonia: Journal of Arts Research and Education is published by Departement of Drama, Dance, and Music, Faculty of Language and Arts, Universitas Negeri Semarang in cooperation with Asosiasi Profesi Pendidik Sendratasik Indonesia (AP2SENI)/The Association of Profession for Indonesian Sendratasik ...