Indonesia Medicus Veterinus
Vol 8 (2) 2019

Pemberian Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan, Morbiditas, dan Mortalitas Anak Babi Landrace Jantan Lepas Sapih

Apsari, Ni Wayan Diah (Unknown)
Ardana, Ida Bagus Komang (Unknown)
Kartini, Ni Luh (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2019

Abstract

Faktor penting yang harus diperhatikan dalam pemeliharaan ternak babi adalah masalah pakan. Cacing tanah (Lumbricus rubellus) memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak babi lepas sapih, sehingga dapat digunakan sebagai campuran ransum dengan diolah menjadi tepung terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung cacing tanah dalam pakan terhadap pertumbuhan, morbiditas, dan mortalitas anak babi setelah sapih. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan 24 ekor anak babi landrace jantan lepas sapih dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, yaitu P0 (tanpa pemberian tepung cacing tanah pada pakan), P1, P2, dan P3 dengan pemberian tepung cacing tanah sebanyak 4 g, 8 g, dan 16 g/kg pakan, masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor. Pengamatan dan pencatatan terhadap berat badan dilakukan pada sebelum dan setelah perlakuan, sedangkan pengamatan morbiditas dan mortalitas dilakukan selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung cacing tanah dalam pakan dosis 4 g, 8 g, dan 16 g/kg pakan, pada anak babi landrace jantan lepas sapih tampak berpengaruh nyata (P<0,05) dengan kontrol dan mampu meningkatkan persentase laju pertumbuhan relatif, menekan morbiditas dan mortalitas.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

imv

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Menerima artikel ilmiah yang berhubungan dengan bidang kedokteran dan kesehatan hewan. Naskah yang berkaitan dengan hewan dan segala aspeknya juga kami terima untuk dipublikasikan. Penulis naskah minimal terdiri dari dua orang. Naskah yang ditulis seorang diri belum bisa diterima oleh redaksi, ...