Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar serta motivasi antara mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan model kooperatif STAD dengan mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan blended learning yang dipadu dengan model kooperatif STAD pada Matakuliah Kimia Organik II. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dan analisis deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa S1 Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang yang menempuh Matakuliah Kimia Organik II pada tahun akademik 2013/2014 (N=74). Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan metode tes dan angket motivasi. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik analisis MANOVA satu jalur, sedangkan analisis deskriptif digunakan untuk menjelaskan motivasi belajar mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis MANOVA satu jalur diperoleh kesimpulan bahwa ada perbedaan signifikan prestasi belajar antara mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan blended learning yang dipadu dengan model kooperatif STAD dengan mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan model kooperatif STAD, sedangkan untuk motivasi belajar mahasiswa tidak ada perbedaan signifikan.
Copyrights © 2018