Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode latihan triangle run terhadap daya tahan (VOmax) pada anggota ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Cabangbungin. Penulisan ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan menggunakan instrumen tes bleep test. Populasi dalam penelitian ini anggota ekstrakurikuler sepakbola kelas XI dan XII SMA Negeri 1 Cabangbungin yang berjumlah 47 orang. Teknik pengambilan sampel yakni purposive sampling, Sampel yang diteliti berjumlah 18 orang. Prasyarat analisis data yang digunakan adalah uji-t atau t-test. Dari hasil analisis data, setelah mengikuti program latihan triangle run terjadi peningkatan daya tahan (VO2max) pada anggota anggota ekstrakurikuler sepakbola kelas XI dan XII SMA Negeri 1 Cabangbungin. Rata-rata peningkatan daya tahan (VO2max) pada latihan triangle run mencapai 6,9. Peningkatan daya tahan (VO2max) melalui latihan triangle run mencapai 15.17%. Secara statistik peningkatan daya tahan tubuh (VO2max) secara baik, hal ini terbukti dari hasil uji t diperoleh sebesar 18,4 pada alpha 1%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa taraf kepercayaan 99% latihan triangle run dapat berpengaruh terhadap peningkatan daya tahan (VO2max) pada anggota ekstrakurikuler sepakbola kelas XI dan XII SMA Negeri 1 Cabangbungin.
Copyrights © 2016