Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains
Vol 17, No 2 (2010): Vol.17, No. 2, Desember 2010

KAITAN MATEMATIKA DAN PENGRAJIN BAMBU




Article Info

Publish Date
06 Dec 2013

Abstract

Abstrak: Matematika adalah ilmu yang dekat dengan aktivitas manusia sehari-hari. Hal tersebut karena matematika lahir untuk membantu memecahkan permasalahan manusia dalam kehidupannya. Sebagai contohnya, jika anak-anak ditanya “Berapa kali makan nasi dalam sehari?”, maka anak akan menjawab tiga kali. Atau mungkin, jika ditanyakan tentang berapa kali mandi dalam sehari, maka tentulah jawabnya dua kali. Hal-hal tersebut, yaitu menyebut tiga dan dua, sebenarnya secara tidak langsung anak sudah menyebutkan konsep dalam matematika yaitu bilangan. Selanjutnya jika anak tersebut menulis “3” atau “2”, maka anak tersebut telah menggunakan fakta dalam matematika. Dengan demikian, kita tidak dapat menutup mata bahwa sebenarnya manusia itu telah menggunakan dan mengembangkan fakta, konsep, prinsip, dan keterampilan matematika yang merupakan objek matematika melalui aktivitas dalam hidupnya. Berdasarkan kenyataan di lapangan, jika pengrajin bambu pada waktu membuat blengker untuk rege yang berbentuk lingkaran, si pengrajin  menggunakan pengembangan prinsip kerja jangka. Hal tersebut dalam matematika berarti menggunakan definisi lingkaran dan keterampilan matematika. Selain itu, pengrajin bambu dalam membuat sudut tumbu juga menggunakan konsep jarak dan panjang diagonal pada persegi. Namun pengrajin ini dalam membuat “eblek” tenggok yang berbentuk persegi hanya dengan pathokan yang panjangnya sama. Panjang sama tersebut sebenarnya dalam matematika merupakan sisi persegi.   Kata kunci: fakta, konsep, prinsip, keterampilan, pengrajin bamboo   Abstract: Mathematics is the science that closed to  human activities every day. It cause mathematics is tools to help  human solve their problems in daily life. For example, if the children were asked "How many time we eat  a day?", Then the child will answer three times. In the other case if they asked about how many times  we take bath in a day, then surely the answer twice. Those things, which is called the three and two, indirectly children have mentioned the concept of number  of  mathematics. Furthermore, if the children  write "3" or "2", then the children  have been using the facts in mathematics. Thus, we should  not ignore that the people are actually using and developing the facts, concepts, principles, and mathematical skills which is the object of mathematics through activities in their life. Based on the reality, when  the bamboo craftsmen is  making blengker circular of “Rege”, the craftsmen use the principles work of compass. This means using the definitions in math circles and math skills. In addition, bamboo craftsmen in making angles “Tumbu” also uses the concept of distance and magnitude of diagonal on the square. However, these craftsmen in the making "Eblek" square-shaped basket with just based the same length. It is actually the same length in a mathematical square side. Key words: facts, concepts, principles, skills, bamboo craftsmen

Copyrights © 2010