ABSTRAK
Di kalangan masyarakat yang menguasai lebih dari satu bahasa, alih kode
dan campur kode hal yang sangat biasa. Hal ini dilakasanakan bila pembicara
memiliki alasan yang cukup kuat untuk beralih dari satu bahasa ke bahasa lain. Alasan itu antara lain, pembicara perlu
memberi komentar, sebagian pendengar perlu penjelasan dalam bahasa tertentu,
atau karena pergantian suasana batin.
Interaksi
yang melibatakan keanekaragaman bahasa sering mengakibatkan adanya pemilihan
bahasa yang akan digunakan. Proses menentukan pilihan bahasa mana yang
digunakan pada peristiwa komunikasi tidak selalu mencapai kesepakatan.
Kadang-kadang kedua pembicara mempertahankan masing-masing bahasa yang
digunakan, yang paling penting bahasa tersebut dipahami dan dimengerti oleh
mereka. Proses ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Copyrights © 2008