Abstrak
Pengembangan objek-objek wisata di Kabupaten Tuban dilakukan
dengan tingkat yang berbeda. Perbedaan tersebut menimbulkan perbedaan jumlah
wisatawan yang berkunjung dan hal ini dapat disikapi secara berbeda pula oleh
masyarakat. Sehubungan dengan pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Tuban, ingin
diketahui: 1) sikap masyarakat terhadap pengembangan kepariwisataan, 2)
hubungan antara jarak tempat tinggal masyarakat dari objek wisata dengan sikap
masyarakat. Untuk mencapai mencapai hal itu digunakan sampel penelitian
penduduk yang tinggal di suatu dusun/kampung yang diambil secara random
sampling melalui 3 tahap. Data penelitian diambil dengan menggunakan kuesioner
yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan Skala Likert dan Chi Square. Observasi
juaga dilakukan terhadap objek-objek wisata untuk mengetahui kondisinya. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tidak ada masyarakat Kabupaten Tuban yang bersikap
antagonism, sebagian kecil bersikap euphoria, dan dalam jumlah yang hamper
seimbang bersikap apathy dan annoyance. Di samping itu terdapat hubungan yang
signifikan antara jarak tempat tinggal masyarakat dengan sikap penduduk yakni
tempat tinggal masyarakat makin jauh dari objek wisata makin menunjukkan
keramahan terhadap wisatawan yang berkunjung
Copyrights © 2011