Perkembangan yang pesat dalam ilmu olahraga
memberikan rangsangan yang kuat terhadap perkembangan ilmu lain yang
mendukungnya, termasuk ilmu Psikologi Olahraga. Dewasa ini banyak muncul
penelitian-penelitian yang bertujuan untuk memajukan, mengefektifkan ataupun
meningkatkan motivasi belajar siswa.
Reward and Punishment adalah salah satu
teori belajar yang berusia paling tua dan masih sangat berpengaruh di kalangan
para ahli psikolog belajar masa kini, penciptanya bernama Burrhus Frederic
Skinner (1904) seorang psikolog terkemuka dari Harvard University seorang
penganut behaviorisme yang dianggap kontroversial, karena jika kita renungkan
dan bandingkan dengan teori dan juga temuan riset psikologi kognitif,
karakteristik yang terdapat dalam teori-teori behavioristik tersebut mengandung
banyak kelemahan. Dalam teori ini diambil dari percobaannya yang
kemudian dikenal dengan istilah Operant Conditioning (Pembiasaan Perilaku
Respons). Ia berpendapat bahwa tingkah laku pada dasarnya merupakan fungsi dari
konsekuensi tingkah laku itu sendiri, apabila munculnya tingkah laku diikuti
dengan sesuatu yang menyenangkan (reward), maka tingkah laku tersebut cenderung
untuk diulang. Sebaliknya, jika munculnya tingkah laku diikuti dengan sesuatu
yang tidak menyenangkan (punishment), maka tingkah laku tersebut cenderung
tidak akan diulang.
Reward
(hadiah), apakah dengan pemberian reward kepada siswa yang berprestasi atau mampu melakukan hal-hal
sesuai dengan keinginan dapat menjadikan pembelajaran menjadi lebih efektif?
Reward dan Punishment seperti apakah yang proporsional bagi anak didik kita,
sehingga dalam aplikasinya sesuai dengan tujuan yaitu dapat memberikan motivasi
kuat dalam belajar siswa ? demikian juga di level perguruan tinggi, khususnya mahasiswa
kita ? apakah peran dosen telah melakukan bentuk penguatan (reiforcement)
tersebut ? di bawah ini akan diulas secara detail mengenai reinforment dalam
pembelajaran.
Copyrights © 2009