AbstractThe implementation of sport extracurricular activities in some elementary schools located in the working area ofKulonprogo Regency has not been properly managed. This study intends to determine the management system ofsport extracurricular activities in SD / MI / equal (elementary school) in the working area of Kulonprogo Regency,Yogyakarta in 2015. This research was qualitative-quantitative descriptive research. The method used in this researchwas by survey method with instrument and data collection technique using open questionnaire. The research subjectswere all teachers of PJOK (Physical Education) in elementary school in the working area of Kulonprogo Regency,Yogyakarta in 2015 who was studying undergraduate bachelor degree (S1 PKS PJKR) in UNY. The data analysistechnique in this research was done by using qualitative-quantitative descriptive statistical analysis technique withpercentage. The result of the research shows that from 50 PJOK teachers from 50 elementary schools in KulonprogoRegency, Yogyakarta, in details, 48 teachers in school (96%) of schools have implemented the management anddevelopment of sport extracurricular activities well and only 2 (4%) Schools that have not.AbstrakPelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler olahraga di beberapa sekolah dasar yang berada di wilayah kerja KabupatenKulonprogo belum dikelola dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengelolaan kegiatanekstrakurikuler olahraga di SD/MI/sederajat di wilayah kerja Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta pada tahun 2015.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode survei dengan instrumen dan teknik pengumpulan data menggunakan angket terbuka. Subjek dalam penelitianini adalah seluruh guru PJOK SD/MI/sederajat di wilayah kerja Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta pada tahun 2015yang sedang menempuh studi sarjana (S1 PKS PJKR) di UNY. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakanteknik analisis statistik deskriptif kualitatif-kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari50 orang guru PJOK dari 50 sekolah SD/MI/sederajat di wilayah kerja Kabuupaten Kulonprogo, Yogyakarta secararinci ada 48 (96%) sekolah telah melaksanakan pengelolaan dan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler olahragadengan baik dan hanya 2 (4%) sekolah saja yang belum.Kata kunci: Pengelolaan, Kegiatan Ekstrakurikuler Olahraga, SD/MI/sederajat.
Copyrights © 2016