Percaya Diri merupakan suatu sikap atau perasaan yakin atas kemampuan diri sendiri, dapat mengembangkan kesadaran diri, berpikir positif, memiliki kemandirian, dan mempunyai kemampuan untuk memiliki serta mencapai sesuatu yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh teknik paradoxical intervention dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif Pre-Eksperiment dengan bentuk One Group Pretest-Postest. Objek dalam penelitian ini yaitu siswa yang memiliki percaya diri yang rendah. Adapun subjek dalam penelitian terdiri dari 10 orang siswa, dimana penentuan subjek berdasarkan hasil observasi peneliti di lapangan dan juga direkomendasi oleh guru bimbingan dan konseling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala kepercayaan diri dengan reliabilitas sebesar 0,881 artinya memiliki reliabilitas yang tinggi. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan perlakuan pada siswa rata-rata peningkatan mencapai 80%. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan antara data sebelum dan sesudah treatment.
Copyrights © 2019