DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
Vol 4, No 1 (2020)

Peningkatan Kapasitas Pengurus Karangtaruna melalui Optimalisasi Modal Sosial dalam Pengembangan Desa Wisata

Hiryanto Hiryanto (Universitas Negeri Yogyakarta)
Entoh Tohani (Universitas Negeri Yogyakarta)
Miftahuddin Miftahuddin (Universitas Negeri Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2020

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengembangkan kapasitas (capacity building) pada pengurus dan anggota karangtaruna dengan memanfaatkan modal sosial yang dimiliki dalam rangka mengembangkan desa wisata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan tahapan pengkajian isu, perencanaan, pengimplementasian tindakan, dan refleksi. Tindakan berupa pembelajaran wawasan dengan modal sosial melalui model permainan dan outbond training kepada pengurus dan anggota karangtaruna di desa Bejiharjo, karangmojo, gunungkidul. Data dikumpulkan dengan wawancara dan observasi dan dianalisis secara kualitatif yaitu direduksi, disajikan dan ditarik kesimpulan. Teknik keabsahan data dilakukan dengan pengamatan perpanjangan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan yang diberikan kepada kelompok sasaran memberikan perubahan positif berupa mereka dapat memiliki kesadaran untuk lebih inovatif dan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan gagasan yang inovatif yang dapat diterapkan dalam organisasi karangtaruna dalam ikut mengembangkan desa wisata. Oleh karenanya, tindakan berkesimbungan dan relevan perlu dilaksanakan kembali di masa depan dengan menyediakan fasilitas yang memadai.AbstractThis study aims to build capacity (capacity building) for management and members of Karangtaruna by utilizing social capital owned in order to develop a tourist village. This research is an action research with stages of study about the problem, planning, implementation actions, and reflection. The action took the form of learning insights with social capital through game models and outbound training to management and members of Karangtaruna in the village of Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Data collected through interviews and observations and analyzed qualitatively reduced, presented, and drawn conclusions. The data validity technique is done by observing extensions and triangulation. The results showed that the actions given to the target groups gave positive changes in their forms and could have an awareness to be more innovative and have knowledge and skills in developing innovative ideas that could be applied in the Karangtaruna organization in participating in developing tourism. Village. Therefore, relevant and relevant actions need to be implemented again in the future by providing adequate facilities.

Copyrights © 2020