Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan modul kurikulum pendidikan seksual yang memanfaatkan media sosial agar dapat digunakan bagi guru BK SMP yang mengalami kekurangan waktu layanan bimbingan klasikal. Pengembangan kurikulum pendidikan seksual ini diadaptasi dari International Technical Guidance on Sexual Education (ITGSE) yang merupakan panduan pendidikan seksual yang dikembangkan oleh UNESCO. Rancangan penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE dengan langkah-langkah: Analysis, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Penelitian ini menghasilkan tiga buku panduan pendidikan seksual bagi guru SMP dalam melakukan layanan bimbingan klasikal yang kegiatannya menggunakan metode blended learning. Buku panduan ini diujicobakan pada ahli media, ahli materi, dan pengguna buku yaitu guru BK SMP. Hasil uji coba menunjukan bahwa buku panduan ini layak untuk digunakan tanpa ada revisi.
Copyrights © 2019