Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan dan pengaruh penggunaan model Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap kemampuan penalaran adaptif matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah preeksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest design dengan sampel 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes.Penerapan pembelajaran sebelum menerapkan modelCORE memperoleh nilai rata-rata 45,23 sedangkan pembelajaran sesudah menggunakan model CORE memperoleh nilai rata-rata 84,13. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik yaitu, uji Pearson Product Moment dan diperoleh nilai sebesar 7,236 1,699 dengan kriteria thitung ttabel, berdasarkan kriteria nilai tersebut,maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, artinya adapengaruhyang signifikan terhadap penalaran adaptif matematikadengan menggunakan model pembelajaranCORE.
Copyrights © 2019